PSIM Jogja kembali melepas salah satu pemainnya menjelang bergulirnya kompetisi BRI Super League 2026/2027. Kali ini, bek multifungsi Andy Setyo Nugroho resmi berpisah dengan Laskar Mataram setelah menyelesaikan masa baktinya selama satu musim.
Perjalanan mantan pemain tim nasional Indonesia itu bersama PSIM tidak berlangsung mudah. Andy harus menepi cukup lama akibat cedera yang dialaminya sejak masa pramusim, sehingga kesempatan tampil bersama tim utama menjadi terbatas sepanjang kompetisi.
Dari total 34 pertandingan yang sudah dimainkan PSIM Jogja di BRI Super League 2025/2026, tercatat Andy Setyo hanya bermain dalam 7 pertandingan.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Sukses Gelar "Astra Motor Menyapa Desa Wisata Krebet"
General Manager (GM) PSIM Jogja Steven Sunny menyampaikan, manajemen memberi apresiasi penuh atas dedikasi dan profesionalisme yang ditunjukkan Andy selama membela Laskar Mataram.
"Kami ingin ucapkan terima kasih untuk Andy Setyo. Apresiasi tertinggi kita berikan untuk profesionalisme dan kerja keras yang dia tunjukkan selama bersama Laskar Mataram," ujar Steven, Rabu (1/7).
Selama menjalani proses pemulihan, Andy juga sempat memperkuat tim Elite Pro Academy (EPA) PSIM untuk mendapatkan kembali kebugaran dan menit bermain sebelum kembali bergabung dengan skuad utama.
Menurut dia, musim kompetisi lalu memang tidak mudah buat Andy. Cedera sejak masa pre-season memaksa eks pemain Bhayangkara FC itu menepi cukup lama dan fokus pemulihan. “Dia juga sempat bermain untuk EPA guna mendapat menit bermain sebelum kembali ke tim utama," lanjutnya.
Secara garis besar, Steven berharap perjalanan karier Andy setelah meninggalkan PSIM dapat berjalan lebih baik."Kami mendoakan yang terbaik untuk kelanjutan karier Andy di klub barunya nanti. Semoga setelah ini dia bisa kembali ke performa terbaik, selalu fit, dan sukses di tempat baru," bebernya.
Sementara itu, Andy Setyo mengaku bersyukur pernah menjadi bagian dari perjalanan PSIM selama satu musim terakhir. Meski harus mengakhiri kebersamaan, ia mengaku banyak mendapatkan pengalaman berharga.
"Saya bersyukur dan bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan PSIM. Tentu ada rasa haru karena harus berpisah, tetapi semua kenangan akan selalu saya simpan," ungkap Andy.
Bagi pemain asal Kabupaten Pati tersebut, dukungan suporter dan perjuangan bersama rekan-rekan setim menjadi kenangan yang paling membekas selama membela Laskar Mataram. "Momen paling berkesan adalah ketika kami bisa meraih hasil terbaik bersama dan merasakan dukungan luar biasa dari suporter di setiap pertandingan," jelasnya.
Andy pun berharap dapat segera kembali ke performa terbaiknya dan meraih lebih banyak pencapaian bersama klub barunya. Diisukan dia bakal merapat ke PSIS Semarang. "Semoga saya bisa terus berkembang, memberikan performa terbaik, dan meraih lebih banyak prestasi di masa depan," harapnya. (iza/pra)
Editor : Heru Pratomo