Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

FIFA Jelaskan Alasan VAR Anulir Gol Jerman saat Lawan Paraguay

Bahana. • Rabu, 1 Juli 2026 | 10:59 WIB
Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina
Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina

FIFA memberikan penjelasan terkait keputusan Video Assistant Referee (VAR) yang menganulir gol Jerman dalam laga babak 32 besar Piala Dunia melawan Paraguay. Keputusan tersebut menjadi sorotan setelah Jerman tersingkir secara dramatis melalui adu penalti.

Gol yang dicetak bek Jonathan Tah pada babak perpanjangan waktu sempat membawa harapan bagi Jerman. Namun, setelah melakukan peninjauan melalui VAR, wasit memutuskan untuk membatalkan gol tersebut karena terjadi pelanggaran terhadap kiper Paraguay, Orlando Gill.

Dalam tayangan ulang terlihat Waldemar Anton melakukan dorongan terhadap Gill hingga sang penjaga gawang kehilangan posisi. Meski kontak yang terjadi dinilai cukup ringan, FIFA menegaskan bahwa tindakan tersebut tetap memenuhi unsur pelanggaran karena menghalangi kemampuan kiper untuk melakukan penyelamatan.

Kepala Komite Wasit FIFA, Pierluigi Collina, menjelaskan bahwa para wasit telah mendapat arahan khusus untuk menindak pemain yang sengaja menghalangi lawan tanpa berniat memainkan bola.

"Mempertahankan posisi memang bukan pelanggaran dengan sendirinya. Namun ketika seorang pemain menyerang tidak memiliki ketertarikan memainkan bola dan dengan sengaja bergerak, meski hanya sedikit, untuk menghalangi pergerakan lawan sehingga tidak bisa bertahan, maka wasit dan VAR harus menganalisis insiden tersebut dengan saksama dan mengambil tindakan jika diperlukan," ujar Collina, seperti dikutip dari espn.com

Baca Juga: New Evolution, Astra Motor Yogyakarta Resmi Kenalkan New Honda Vario Evo 160

Ia menegaskan aturan tersebut berlaku terutama apabila tindakan tersebut bertujuan menghalangi penjaga gawang dalam mempertahankan gawangnya.

"Situasi seperti ini sangat penting ketika taktik yang digunakan bertujuan mencegah kiper lawan melakukan penyelamatan. Pelatih dan pemain sudah diberi informasi mengenai interpretasi aturan ini, sehingga seharusnya keputusan seperti itu tidak mengejutkan," lanjutnya.

Setelah gol Tah dianulir, pertandingan berlanjut hingga adu penalti. Ironisnya, Jonathan Tah justru gagal mengeksekusi tendangan penentu setelah sepakannya melambung di atas mistar gawang, sehingga Paraguay memastikan kemenangan dan menyingkirkan Jerman dari turnamen.

Selain menjelaskan keputusan VAR, Collina juga menilai sejumlah aturan baru FIFA untuk mengurangi praktik membuang waktu telah memberikan hasil positif.

Beberapa perubahan tersebut meliputi pembatasan waktu untuk melakukan tendangan gawang, lemparan ke dalam, dan pergantian pemain. Selain itu, pemain yang mendapat perawatan akibat cedera kini diwajibkan berada di luar lapangan selama satu menit sebelum kembali bermain.

Menurut Collina, seluruh kebijakan tersebut terbukti efektif dalam menjaga tempo pertandingan dan mendapat respons positif dari berbagai pihak sepanjang penyelenggaraan turnamen.

 
 
Editor : Bahana.
#world cup 2026 #Pierluigi Collina #jerman #paraguay #piala dunia 2026