Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Van Gastel Pertahankan Komposisi Tim Kepelatihan PSIM Jogja, Bakal Kembali Didampingi Satu Asisten Pelatih Asing

Fahmi Fahriza • Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:57 WIB
Pelatih PSIM Jogja, Jean Paul van Gastel. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Pelatih PSIM Jogja, Jean Paul van Gastel. (Foto: Fahmi Fahriza/Radar Jogja)

 

JOGJA - Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel mengisyaratkan komposisi tim pelatih Laskar Mataram tidak akan mengalami banyak perubahan untuk menghadapi kompetisi BRI Super League 2026/2027 yang akan bergulir September mendatang. Pelatih asal Belanda ini menyebut, keterbatasan anggaran membuat dirinya kemungkinan kembali hanya didampingi satu asisten pelatih asing.

Van Gastel mengatakan, ia akan kembali menukangi PSIM bersama pelatih fisik asal Spanyol, Jorge Gomez Alba. Sementara mayoritas anggota tim kepelatihan diperkirakan tetap diisi oleh pelatih dan staf lokal.

Baca Juga: Bertahan di PSIM Jogja, Ghulam Fatkur Rahman Terus Persiapkan Diri Songsong Musim 2026/2027

"Saya rasa tidak akan ada tambahan pelatih asing karena memang tidak ada anggaran. Saya masih bersama pelatih fisik saya. Selebihnya, besar kemungkinan susunan staf pelatih yang ada akan tetap dipertahankan," ujar Van Gastel, Sabtu (27/6).

PSIM memang telah memastikan Van Gastel tetap menjadi pelatih untuk musim 2026/2027 setelah memperpanjang kontraknya. Tim asal kota gudeg itu dijadwalkan memulai latihan perdana pertengahan Juli sebagai persiapan menghadapi BRI Super League 2026/2027 yang akan bergulir awal September.

Situasi itu bukan hal baru bagi Van Gastel. Pada musim perdananya bersama PSIM di Super League 2025/2026 lalu, ia juga hanya didampingi Jorge Gomez sebagai satu-satunya asisten pelatih asing. Selebihnya, seluruh jajaran asisten pelatih hingga staf pendukung merupakan tenaga lokal Indonesia.

Komposisi itu ternyata tidak pernah menjadi persoalan baginya. Van Gastel mengaku proses adaptasinya bersama para pelatih lokal berjalan mulus. Ia menilai komunikasi yang terbangun selama ini juga berlangsung baik, sehingga mampu menciptakan kerja sama yang solid di internal tim.

"Menyebutnya sebagai kesulitan rasanya terlalu berlebihan. Banyak pelatih asing datang membawa empat atau lima staf asing, dan saya di sini hanya bersama satu pelatih fisik. Dan itu tidak menjadi masalah," katanya.

Menurut mantan asisten pelatih Feyenoord itu, keberhasilan tim kepelatihan lebih ditentukan oleh kolaborasi dan keterlibatan seluruh anggota dibanding banyaknya staf asing yang dibawa.

"Bagi saya, yang terpenting adalah kerja sama dan keterlibatan semua orang. Kalau semua terlibat, maka komitmen juga akan muncul. Dan itulah yang sedang terjadi di PSIM," ungkapnya.

Lebih lanjut Van Gastel juga memastikan selama semusim bekerja di Indonesia, ia tidak pernah mengalami kendala komunikasi dengan para staf pelatih lokal. "Tidak ada kendala atau masalah. Semuanya berjalan normal dan baik," tegasnya.

Baca Juga: PSIM Jogja Segera Bersurat untuk Pengajuan SSA Bantul

Meski memberi sinyal komposisi tim pelatih tidak akan banyak berubah, Van Gastel mengatakan evaluasi tetap akan dilakukan bersama manajemen sebelum memasuki musim baru.

"Selalu ada hal yang berjalan baik dan ada yang perlu diperbaiki. Karena itu saya akan duduk dengan manajemen, membahasnya dan melihat seperti apa langkah ke depan," tandas Van Gastel. (iza/laz)

Editor : Herpri Kartun
#Jorge Gomez Alba #Van Gastel #PSIM #Super League