Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Gol Cepat Ismael Saibari Bawa Maroko Kalahkan Skotlandia

Satria Putra Sejati • Sabtu, 20 Juni 2026 | 07:46 WIB
Selebrasi Ismael Saibari setelah mencetak gol kemenangan Maroko atas Skotlandia di Piala Dunia 2026 grup C pada Sabtu (20/6/2026).
Selebrasi Ismael Saibari setelah mencetak gol kemenangan Maroko atas Skotlandia di Piala Dunia 2026 grup C pada Sabtu (20/6/2026).

RADAR JOGJA - Perjuangan keras Skotlandia di babak kedua tidak cukup untuk membawa kegembiraan di Piala Dunia 2026 karena menderita kekalahan 1-0 yang mengecewakan dari Maroko di Foxborough pada Sabtu (20/6) pagi.

Setelah mengalahkan Haiti di pertandingan pembuka Grup C, tim asuhan Steve Clarke hanya membutuhkan hasil imbang melawan juara AFCON di Stadion Boston untuk hampir memastikan tempat di babak gugur.

Namun, Maroko menunjukkan mengapa mereka berada di peringkat keenam dunia, mencetak gol melalui Ismael Saibari setelah 70 detik, gol tercepat yang pernah kebobolan Skotlandia di Piala Dunia, pada kembalinya mereka ke panggung besar setelah 28 tahun.

Baca Juga: Kalahkan Australia dan Amankan Tempat di Babak Gugur Piala Dunia 2026, Manajer Amerika Serikat Puji Duet Pepi dan Balogun

Tim asuhan Clarke mampu mengatasi tekanan di babak pertama yang sebagian besar berlangsung satu sisi, tetapi kepercayaan diri dan ketenangan kembali setelah jeda dan ada beberapa klaim penalti yang ditolak. Namun, terlepas dari perubahan yang mengesankan, mereka tidak dapat menyamakan kedudukan.

Skotlandia masih bisa mencapai babak 32 besar jika mengumpulkan tiga poin, tetapi hasil imbang melawan Brasil di Miami pekan depan akan secara signifikan meningkatkan peluang mereka untuk tampil pertama kalinya di babak gugur.

Penampilan mereka setelah jeda melawan Maroko akan meningkatkan kepercayaan diri yang hilang di babak pertama.

Baca Juga: Ayahnya Sudah Meninggal, Zoya Semringah dan Genggam Erat Rapor saat Diambilkan Wali Kota Magelang

Clarke mengubah susunan pemainnya dengan memasukkan Nathan Patterson, Kieran Tierney, dan Ryan Christie menggantikan Aaron Hickey, Ben Gannon-Doak, dan Lawrence Shankland, dan beralih ke formasi 4-5-1 dengan Che Adams memimpin lini depan.

Tierney didorong ke kiri di lini tengah, tetapi perubahan taktik dan personel tersebut menjadi sia-sia ketika Maroko mencetak gol hanya dalam waktu satu menit pertandingan berlangsung.

Umpan panjang dari Brahim Diaz menemukan Saibari dari PSV yang berlari bebas melewati pertahanan Skotlandia, dan ia mengontrol bola sebelum melepaskan tembakan keras melewati kiper Angus Gunn yang tak berdaya dari jarak 14 yard.

Baca Juga: 73 Hari Perayaan Seni, ARTJOG 2026 Resmi Digelar dan Tegaskan Seni Tetap Hidup Melintasi Generasi

Skotlandia terpukul oleh gol tersebut. Diaz dan kemudian Neil El Aynaoui gagal menyambut umpan silang dari Azzedine Ounahi, yang sekali lagi menemukan ruang di sayap kanan Skotlandia, sebelum Gunn harus melakukan penyelamatan penting dari kapten Maroko Achraf Hakimi, yang berhasil menghadang bek Grant Hanley setelah umpan bagus lainnya dari Diaz.

El Aynaoui melepaskan tembakan melambung di atas mistar gawang dari tepi kotak penalti tepat sebelum menit ke-30 setelah menerima umpan dari Diaz dan kemudian Bilal El Khannouss, dengan banyak ruang, dengan ceroboh melengkungkan bola melewati gawang padahal hanya Gunn yang harus dikalahkan.

Serangan di akhir babak pertama membuat gelandang John McGinn gagal menyambut umpan silang dari Andy Robertson dan bola melayang ke belakang.

Baca Juga: Tren Khimar Bandana Fashion Syar'i yang Kian Digandrungi Muslimah dari Kalangan Muda hingga Ibu-Ibu

Skotlandia tampak memprotes wasit Uzbekistan Ilgiz Tantashev pada jeda babak pertama dan Skotlandia kurang senang ketika wasit mengabaikan klaim penalti segera setelah jeda saat El Aynaoui menjatuhkan McGinn di kotak penalti.

Beberapa saat kemudian, tendangan Saibari yang dibelokkan mengenai tiang gawang dan kemudian Gunn melakukan penyelamatan reaksi yang hebat dari sundulan El Khannouss.

Sebuah pergerakan bagus Skotlandia di sisi kiri pada menit ke-63 berakhir dengan tendangan Christie melambung di atas gawang.

Baca Juga: Jamin Stok Pertalite di DIY Aman, Pertamina Minta Warga Tak Panik Lihat Antrean SPBU

Pada menit ke-76, ada tepuk tangan selama satu menit dari The Tartan Army sebagai penghormatan kepada penggemar Donny Strathie, yang meninggal di Boston pada hari Minggu.

Pada menit ke-81, ada klaim penalti lain yang diabaikan ketika Scott McTominay dil tackled oleh El Aynaoui di dalam kotak penalti.

Gelandang Napoli dan pemain pengganti Lyndon Dykes menimbulkan masalah lebih lanjut tetapi Skotlandia kehabisan waktu, tetapi tidak kehabisan harapan.

Baca Juga: Prediksi Skor Brasil vs Haiti Piala Dunia 2026 pada Sabtu 20 Juni Kick Off Pukul 07.30 WIB

Editor : Satria Putra Sejati
#grup c #Ismael Saibari #maroko #skotlandia #piala dunia 2026