RADAR JOGJA - Gelandang Inggris, Jude Bellingham percaya bahwa bermain dengan rasa tidak puas akan mengeluarkan kemampuan terbaiknya di Piala Dunia.
Bellingham mencetak gol ketiga yang vital saat tim asuhan Thomas Tuchel membuka kampanye Piala Dunia 2026 dengan kemenangan impresif 4-2 atas Kroasia dalam pertandingan Grup L di Dallas.
Ada pertanyaan seputar dimasukkannya Bellingham dalam skuad Tuchel untuk turnamen di Amerika Utara setelah absen di kamp September dan Oktober karena cedera.
Baca Juga: Disdikpora Kota Jogja Ungkap SD Negeri Masih Hadapi Tantangan Kekurangan Murid
Absennya Bellingham terjadi setelah jeda internasional musim panas lalu yang berakhir dengan Tuchel mengatakan bahwa ibunya menganggap perilaku Bellingham menjijikkan, sementara kemampuannya untuk menerima persaudaraan Tuchel juga menjadi sorotan.
Bellingham dipilih di depan teman baiknya, Morgan Rogers, di posisi No. 10, sebelum beralih ke peran yang lebih dalam, dan membuat kesan awal di turnamen tersebut.
"Bagi saya pribadi, rasanya menyenangkan untuk mengesampingkan sebagian dari kebisingan dan menunjukkan kepada negara saya dan rekan-rekan setim saya betapa berkomitmennya saya untuk membantu kami memenangkan pertandingan sepak bola," katanya Bellingham kepada BBC Sport.
Baca Juga: Meksiko vs Korea Selatan, Javier Aguirre Berharap Penggawa El Tri Semakin Percaya Diri
"Itu adalah penampilan tim yang hebat. Babak kedua, kami melakukan hal yang benar, babak pertama kami mendapatkan intensitas yang tepat, tetapi tidak sepenuhnya dengan bola dan babak kedua kami menyatukan semuanya dengan baik," imbuhnya.
"Berkontribusi, membantu tim saya dan membantu negara saya adalah salah satu kehormatan terbesar dan terlepas dari kebisingan di luar sana, kehormatan itu sama sekali tidak berubah bagi saya," jelasnya.
"Saya memiliki sedikit rasa tidak puas. Itu sangat membantu saya untuk menemukan fokus di awal pertandingan dan untuk menemukan intensitas itu," tegasnya.
Baca Juga: Kapten Kanada Alphonso Davies Siap Debut di Piala Dunia 2026 Saat Lawan Qatar
Editor : Satria Putra Sejati