RADAR JOGJA - Tunisia telah resmi mendatangkan Herve Renard untuk mengawasi tim di sisa kampanye Piala Dunia 2026, demikian diumumkan oleh federasi.
Langkah ini dilakukan setelah Sabri Lamouchi, yang melatih Tunisia menjelang turnamen dan dalam pertandingan pertama melawan Swedia, dipecat menyusul kerusuhan di ruang ganti.
Dikabarkan, Renard akan tiba di Meksiko, tempat tim Tunisia bermarkas, pada Selasa sore waktu setempat dan akan memimpin sesi latihan pertamanya pada Selasa malam di Monterrey.
Baca Juga: Gelar Nobar Piala Dunia, Penjualan Makanan dan Minuman Sentra Kuliner di Kebumen Meningkat
Tunisia secara resmi mengumumkan kepergian Lamouchi pada Senin sore.
Penunjukan ini menandai Piala Dunia pria ketiga Renard dengan tiga negara berbeda setelah 2018 bersama Maroko di mana ia hanya meraih satu hasil imbang dan dua kekalahan dalam eliminasi babak grup.
Dan pada 2022 ketika ia melatih Arab Saudi yang terkenal mengalahkan Argentina dan Lionel Messi di pertandingan grup pertama mereka tetapi kalah di dua pertandingan berikutnya dan gagal lolos ke babak gugur.
Baca Juga: Harga Cabai Merah Turun Tajam, Sejumlah Bapokting Gunungkidul Masih Stabil
Renard juga melatih tim nasional wanita Prancis di Piala Dunia Wanita terakhir pada tahun 2023. Mereka tersingkir di perempat final oleh Australia.
Ini adalah pertama kalinya dalam sejarah Piala Dunia pria sebuah tim memecat pelatih kepala setelah hanya satu pertandingan di turnamen tersebut.
Lamouchi harus menanggung akibat kekalahan memalukan 5-1 melawan Swedia, tetapi juga ketegangan antara dirinya dan federasi serta beberapa pemain sejak kedatangannya.
Wahbi Khazri, mantan gelandang Ligue 1 dan internasional Tunisia, yang merupakan asisten Lamouchi, akan tetap bersama Renard.
Editor : Satria Putra Sejati