RADAR JOGJA - Wasit asal Somalia, Omar Artan akan dibayar untuk tugas-tugasnya di Piala Dunia 2026 oleh FIFA setelah ia ditolak masuk ke Amerika Serikat sebelum dimulainya turnamen.
Artan, yang diakui sebagai wasit terkemuka di Afrika, kembali ke Somalia setelah ditolak masuk ke AS saat tiba di Miami pekan lalu karena masalah visa.
Sebuah pernyataan dari Perlindungan Perbatasan dan Bea Cukai AS menyebutkan "kekhawatiran terkait pemeriksaan" sebagai alasan pengusiran pria berusia 34 tahun itu dari negara tersebut.
Baca Juga: Jerman 7-1 Curacao, Julian Nagelsmann: Kami Sangat Membutuhkan Kemenangan Yang Meyakinkan Ini
Presiden FIFA Gianni Infantino mengatakan kepada para kritikus untuk tenang dan rileks ketika ditanya tentang kegagalan FIFA untuk campur tangan secara sukses atas nama Artan.
Namun, dikabarkan bahwa Artan akan dibayar penuh untuk komitmennya di Piala Dunia, seperti yang dilansir dari ESPN dari seorang sumber terpecaya.
Angka pastinya belum ditentukan karena jumlah pertandingan yang seharusnya dipimpin Artan.
Menyusul diskualifikasi Artan dari Piala Dunia, UEFA kemudian menunjuk wasit tersebut untuk memimpin Piala Super UEFA, sebuah pertandingan pramusim antara juara Liga Champions Paris Saint-Germain dan juara Europa League Aston Villa di Salzburg, Austria, pada bulan Agustus.
Editor : Satria Putra Sejati