RADAR JOJGA - Kai Havertz mencetak dua gol saat Jerman unggul jauh dari Curacao, tim debutan Piala Dunia, di akhir babak pertama dan terus menambah keunggulan hingga akhirnya menang 7-1 pada Senin (15/6) dini hari di Grup E.
Livano Comenencia menyamakan kedudukan menjadi 1-1 dengan tendangan kaki kirinya di tengah kotak penalti pada menit ke-21, memberikan Curacao gol pertama mereka di turnamen ini dan membuat para penggemar negara kecil Karibia itu bersorak gembira.
Setelah itu, Jerman mendominasi, dengan juara empat kali itu kembali unggul melalui sundulan Nico Schlotterbeck dari tendangan sudut Nathaniel Brown pada menit ke-38.
"Kami sangat membutuhkan kemenangan yang meyakinkan ini," kata pelatih Julian Nagelsmann. "Kami membutuhkan kepercayaan diri ini. Itu sudah ada, tetapi jelas meningkat," imbuhnya.
Ia mengatakan penampilan paga lada ini sangat penting bagi para penggemar negara tersebut.
"Kita harus menunjukkan kepada mereka bahwa kita mampu tampil dan kita harus memiliki kepercayaan diri," katanya.
"Saya pikir kita berada di posisi yang lebih baik daripada sebelum pertandingan ini," lanjutnya.
Margin kemenangan ini jauh di bawah rekor Piala Dunia sembilan gol, yang telah terjadi tiga kali, terakhir kali ketika Hungaria mengalahkan El Salvador 10-1 pada tahun 1982.
Havertz mencetak gol melalui tendangan penalti di waktu tambahan babak pertama untuk menjadikan skor 3-1. Jerman mendapatkan tendangan penalti setelah Felix Nmecha dijatuhkan di kotak penalti oleh Riechedly Bazoer.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Senin 15 Juni 2026
Jerman tidak membuang waktu setelah jeda untuk memperbesar keunggulan dengan Jamal Musiala mencetak gol melalui tendangan kaki kanan melintasi area kiper pada menit ke-47.
Brown mencetak gol pada menit ke-68 untuk memperbesar keunggulan menjadi 5-1, dan Deniz Undav menambahkan gol pada menit ke-78 setelah memberikan assist pada gol Brown beberapa menit sebelumnya.
Gol kedua Havertz tercipta pada menit ke-88.
Baca Juga: Jadi Tim Musafir di Liga 4 Nasional, Persak Kebumen Keluhkan Revitalisasi Stadion Candradimuka
Jerman memulai pertandingan dengan baik melawan Curacao yang dianggap sebagai tim underdog, saat tim tersebut berupaya menebus kegagalan setelah gagal lolos dari babak penyisihan grup di Rusia dan Qatar setelah meraih gelar juara pada tahun 2014.
"Kami berada di jalur yang benar, tetapi tentu saja ada hal-hal yang dapat kami lakukan lebih baik dan kami akan menghadapi lawan yang lebih kuat," kata Nagelsmann.
Nmecha mencetak gol dengan tendangan satu sentuhan kaki kanannya ke tiang dekat di dalam kotak penalti atas dengan assist dari Florian Wirtz pada menit keenam untuk menjadikan skor 1-0.
Kerumunan 68.021 orang sangat mendukung Jerman, tetapi ada juga kelompok pendukung yang bersemangat untuk Curacao yang menjadi negara terkecil yang pernah tampil di turnamen ini.
Manuel Neuer, kiper berusia 40 tahun yang kembali dari pensiun internasional untuk turnamen ini, melakukan satu penyelamatan dalam penampilan pertamanya untuk Jerman dalam hampir dua tahun.
Pertandingan tersebut menampilkan perbedaan usia terbesar antara pelatih dalam sejarah Piala Dunia, dengan pelatih Curacao yang berusia 78 tahun, Dick Advocaat, menjadi pelatih tertua dalam sejarah Piala Dunia, melawan Julian Nagelsmann yang berusia 38 tahun, yang merupakan pelatih termuda di turnamen tahun ini.
Baca Juga: Untidar Gelar SMUT 2026, Libatkan Kampus Swasta, 1.842 Peserta Berebut 370 Kursi
Jerman akan menghadapi Pantai Gading dalam pertandingan berikutnya di Toronto, sementara Curacao akan bertemu Ekuador di Kansas City.
Editor : Satria Putra Sejati