Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Ditolak Masuk Kanada, Thomas Partey Dipastikan Absen Saat Ghana Melawan Panama

Satria Putra Sejati • Sabtu, 13 Juni 2026 | 09:55 WIB
Thomas Partey tidak akan bermain di laga pembuka Piala Dunia 2026 Ghana saat melawan Panama karena ditolak masuk Kanada. (getty images)
Thomas Partey tidak akan bermain di laga pembuka Piala Dunia 2026 Ghana saat melawan Panama karena ditolak masuk Kanada. (getty images)

RADAR JOGJA - Thomas Partey akan absen dari pertandingan pembuka Piala Dunia 2026 Ghana melawan Panama setelah ditolak masuk Kanada.

Ghana memulai kampanye Piala Dunia pada hari Kamis di Toronto, tetapi Partey tidak akan hadir setelah pemerintah Kanada menolak permohonan visanya.

Partey telah didakwa dengan tujuh tuduhan pemerkosaan dan satu tuduhan penyerangan seksual oleh Kepolisian Metropolitan London dan sedang menunggu persidangan.

Baca Juga: Hakan Calhanoglu Yakin Turki Mampu Dominasi Australia, Ini Alasannya

Dia telah menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan tersebut. Bulan lalu dikonfirmasi bahwa persidangan Partey atas tuduhan pemerkosaan, yang awalnya dijadwalkan pada bulan November di Pengadilan Mahkota Southwark, telah ditunda hingga dimulai pada 8 Juni 2027.

Sebuah pernyataan dari FIFA, yang pertama kali diterbitkan oleh The Athletic, berbunyi: "FIFA dapat mengkonfirmasi bahwa pemain Thomas Partey tidak akan dapat melakukan perjalanan dari markas tim Ghana di Boston, AS, ke Kanada untuk pertandingan pertama mereka melawan Panama pada hari Kamis, 18 Juni, karena permohonan visanya telah ditolak oleh pemerintah Kanada.

"FIFA tidak terlibat dalam proses imigrasi negara tuan rumah, termasuk pengambilan keputusan visa. Seperti halnya acara FIFA sebelumnya, pemerintah tuan rumah pada akhirnya menentukan siapa yang menerima visa dan diizinkan masuk ke negara tersebut."

Baca Juga: Cyle Larin Selamatkan Kanada dari Kekalahan dalam Hasil Imbang Melawan Bosnia di Piala Dunia 2026

Seorang juru bicara media untuk Imigrasi, Pengungsi, dan Kewarganegaraan Kanada mengeluarkan pernyataan atas nama menteri kantor tersebut, Lena Diab, mengenai penolakan visa pada hari Jumat.

"Kanada bangga menjadi negara tuan rumah Piala Dunia FIFA 2026 dan sedang berupaya untuk memfasilitasi acara yang sukses sambil menjaga keselamatan dan keamanan warga Kanada," bunyi pernyataan tersebut.

"Kanada konsisten bahwa menjadi tuan rumah acara besar tidak mengubah undang-undang imigrasi Kanada.

Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SABTU, 13 JUNI 2026

"Setiap orang yang ingin datang ke Kanada dinilai secara individual, berdasarkan fakta yang tersedia dan hukum yang berlaku," bunyi pernyataan tersebut.

Partey bermain untuk Arsenal dari tahun 2020 hingga 2025 dan saat ini berada di Villarreal. Dia memiliki 57 penampilan untuk Ghana dan tampil dalam pertandingan pemanasan terakhir melawan Wales pada awal Juni.

Namun, saat tim bersiap untuk melakukan perjalanan dari markasnya di Rhode Island ke Kanada, Partey tidak akan bergabung.

Baca Juga: Pemkot Magelang Luncurkan Inovasi Kemura, Akses Layanan Kesehatan Kini Terintegrasi dalam Satu Portal

Partey kembali ke Rhode Island setelah visanya ditolak. Dia akan dapat bermain pada 23 Juni ketika Ghana bermain melawan Inggris di Foxborough, Massachusetts. Ghana mengakhiri pertandingan grup pada 27 Juni melawan Kroasia di Philadelphia.

Partey sebelumnya telah hadir di pengadilan untuk menyatakan tidak bersalah atas semua tuduhan dan dibebaskan dengan jaminan selama proses hukum, dengan syarat dia tidak menghubungi individu yang melaporkan dugaan penyerangan tersebut.

Sidang berikutnya dalam kasusnya telah ditetapkan pada awal Oktober.

Baca Juga: BPBD Purworejo Ancang-Ancang Hadapi Musim Kemarau, Siapkan Satu Juta Liter Air Bersih

Editor : Satria Putra Sejati
#kanada #ghana #panama #Thomas Partey #piala dunia 2026