RADAR JOGJA - Pemain Prancis, Ousmane Dembele mengatakan kepergian Didier Deschamps sebagai pelatih bukanlah gangguan bagi skuad menjelang Piala Dunia, tetapi lebih merupakan motivasi bagi tim untuk mengakhiri masa kepemimpinannya dengan hasil yang baik.
Deschamps mengumumkan niatnya untuk mundur sebagai pelatih Prancis setelah Piala Dunia 2026, menutup babak 14 tahun bersama Les Bleus.
"Kami tahu ini adalah kompetisi terakhir bagi pelatih," kata Dembele.
"Dia adalah sosok yang sangat hebat yang telah meraih banyak hasil dengan tim Prancis. Tentu saja kami sangat senang memilikinya. Kami sudah bermain di Piala Dunia bersamanya.
"Itulah yang menjadi fokus utama kami. Kepergiannya tidak terlalu memengaruhi mentalitas kami di turnamen ini, kami ingin mengakhiri masa kepemimpinannya dengan baik dengan mencapai final Piala Dunia. Dia adalah pelatih yang mengandalkan setiap pemain di tim Prancis. Dia mengirimkan ucapan selamat atau memotivasi kami setelah pertandingan.
"Dia sangat penting bagi saya secara pribadi dalam karier saya. Kami akan mencoba untuk berprestasi dengan baik bersamanya sebagai pelatih karena dia pantas mendapatkannya."
Baca Juga: Hasil Argentina vs Honduras, Lionel Messi Penghangat Bangku Cadangan, La Albiceleste Menang 2-0
Deschamps mengambil alih tim nasional Prancis pada musim panas 2012, menggantikan Laurent Blanc. Dia memenangkan Piala Dunia 2018 dan Liga Bangsa-Bangsa 2021, serta mencapai Kejuaraan Eropa 2016, final Piala Dunia 2022, dan semifinal Kejuaraan Eropa 2024.
Deschamps saat ini merupakan salah satu pelatih tim nasional dengan masa jabatan terpanjang dalam sejarah.
Manajer Prancis ini sekarang akan memimpin Les Bleus melalui fase grup Piala Dunia 2026, menghadapi Senegal, Iran, dan Norwegia.
Baca Juga: Hasil Penjangkauan Siswa Sekolah Rakyat, Jenjang SD Minim Peminat Gegara Sistem Boarding School
Dembele, yang pincang keluar lapangan menjelang akhir kemenangan Paris Saint Germain di final Liga Champions melawan Arsenal, mengatakan bahwa tim berada dalam kondisi yang baik menjelang turnamen musim panas, tetapi tetap fokus karena tingkat persaingan di edisi kali ini.
"Ada banyak favorit, kita tahu bahwa Argentina adalah juara bertahan Piala Dunia jadi jelas mereka adalah salah satu favorit kompetisi ini," kata Dembele.
"Begitu juga Spanyol, yang memenangkan Euro pada tahun 2024. Inggris, Portugal, Jerman. Ada juga tim-tim yang sangat sulit seperti Brasil, Ekuador, Portugal. Ini tim yang sulit," imbuhnya.
"Ada favorit tetapi ketika pertandingan dimulai, itu 11 lawan 11, tidak ada lagi favorit. Saya harus tetap fokus," jelasnya.
Prancis akan membuka kampanye Piala Dunia tahun ini pada 17 Juni melawan Senegal di MetLife, New Jersey.
Editor : Satria Putra Sejati