KEBUMEN - Manajemen Persak Kebumen tetap bersemangat menghadapi putaran Liga 4 Nasional, meski tanpa prosesi pelepasan resmi dari pejabat daerah. Persak Kebumen memastikan diri berangkat dengan optimisme tinggi untuk bersaing di tingkat nasional.
Manajemen Persak Kebumen Arif Budiman menyatakan, tidak adanya upacara pelepasan bukan menjadi penghalang berarti bagi tim untuk fokus menghadapi kompetisi. Dia menegaskan meski tanpa seremoni pelepasan resmi, manajeman tetap berkomitmen untuk membawa harum nama daerah di kancah sepak bola nasional. Dikatakan, seluruh elemen tim justru lebih memilih memusatkan perhatian pada persiapan dan target di Liga 4 Nasional.
"Tenang saja, pelepasan bukan satu hambatan. Kami tetap semangat, kami tetap optimis," ungkapnya, kepada Radar Jogja, Minggu (31/5).
Arif mengatakan, doa dan dukungan dari masyarakat Kebumen justru menjadi modal terpenting bagi Persak menghadapi Liga 4 Nasional. Menurutnya, dukungan suporter dan masyarakat diharapkan menjadi energi tambahan bagi tim dalam mengarungi kompetisi liga musim ini. "Tim ini milik masyarakat Kebumen. Itu yang memotivasi kami untuk beri penampilan terbaik," sambungnya.
Arif menambahkan, sebelum kick off perdana Persak telah mempersiapkan tim secara matang demi menghadapi putaran liga. Berbagai program latihan dan evaluasi terus dilakukan guna meningkatkan performa tim sebelum turun bertanding. Dia yakin semangat dan kekompakan tim akan menjadi modal penting untuk menghadapi setiap pertandingan. "Semua sudah on fire. Target hari pertama main, poin penuh," sebut Arif.
Sore ini, Minggu (31/5) Persak Kebumen dijadwalkan menjalani laga perdana Liga 4 Nasional. Tim berjuluk Laskar Joko Sangkrip tersebut akan menghadapi Persipuncak Puncak Cartenz di Stadion Gelora Ratu Pamelingan, Kabupaten Pamekasan. Berselang tiga hari, Persak bakal menjamu tuan rumah Persepam Pamekasan. Setelah itu, tepatnya pada 6 Juni 2026, Persak kembali tampil melawan Persikos Kota Sorong. (fid)
Editor : Sevtia Eka Novarita