KEBUMEN - Persak Kebumen berkesempatan bermain dengan Timnas U-19 dalam laga persahabatan jelang Piala AFF U-19. Meski harus menelan kekalahan 6-0, Persak tetap bangga karena mendapat pengalaman berharga menghadapi sekelas tim nasional.
Manajer Persak Kebumen Arif Budiman menyatakan, dari pertandingan itu dia bersama pemain mendapat pelajaran berharga. Selain kualitas permainan, poin terpenting dari laga tersebut dapat mengasah mental pemain agar lebih percaya diri di lapangan.
"Ini jadi uji mental pemain kami. Mereka sedikit banyak paham irama pertandingan timnas," ucapnya kepada Radar Jogja, Senin (25/5).
Baca Juga: Kapolres Sebut Teror Pocong Produk AI, Warga Kebumen Mengaku Tak Takut
Arif menjelaskan, suatu kebanggaan bagi Persak karena telah diizinkan bertanding melawan timnas junior di Lapangan Yogyakarta Independent School (YIS), Sleman pada Sabtu, (23/5) lalu. Ajang tersebut sangat berarti karena pemain Persak dapat langsung manimba ilmu dan pengalaman dengan pemain timnas.
"Kehormatan bagi kami bisa friendly match. Tentu ini modal penting karena lawan bukan tim kaleng-kaleng," ucapnya.
Sedari awal, kata Arif, Persak telah mengukur kekuatan timnas. Dia sadar dari segi kemampuan maupun pengalaman tentu Persak masih berada di bawah timnas. Oleh karena itu, hasil skor pertandingan bukan menjadi fokus utama.
Justru dari laga persahabatan itu Persak dapat belajar banyak, bagaimana menghadapi tekanan dan atmosfer pertandingan melawan tim dengan kasta lebih tinggi. "Secara strength (kekuatan) dan endueance (daya tahan) sudah beda kelas. Tapi secara teknik kami sudah sedikit mengimbangi," ungkapnya.
Arif berharap, hasil dari laga tersebut dapat menjadi pemantik semangat Persak untuk menghadapi kompetisi mendatang. Persak sendiri dijadwalkan menghadapi putaran nasional Liga 4 Piala Presiden 2025/2026 pada akhir Mei menatang.
Berdasar hasil drawing, Persak masuk di Grup O dengan susunan tim Persepam Pemekasan, Persikos Kota Sorong dan Persipuncak Cartensz. "Sekarang sudah on fire. Latihan terus tanpa henti buat kick off perdana 31 Mei besok," kata Arif.
Baca Juga: Astra Motor Yogyakarta Sambut Siswa Wisata Studi Sambil Edukasi Berkendara
Sementara itu, fans fanatik Persak Kebumen Miftahul Ulum, 54, mengaku ikut bangga atas pertandingan Persak kontra timnas. Pertemuan antara pemain kelas liga 4 dan skala nasional ini cukup berarti untuk mengukur kemampuan pemain.
Menurutnya, penunjukkan Persak sebagai lawan timnas sebelum menghadapi Piala AFF U-19 menjadi kabar baik bagi dunia olahraga sepak bola di Kebumen. "Termasuk titik pencapaian, karena mungkin secara teknis Persak dianggap bagus sehingga layak untuk jalani laga persahabatan dengan timnas," ujarnya. (fid/pra)
Editor : Heru Pratomo