JOGJA - Kejelasan Stadion Mandala Krida untuk kembali digunakan sebagai kandang PSIM Jogja menemui titik terang.
Gubernur DIY Hamengku Buwono X memberikan sinyal positif, terkait peluang PSIM Jogja untuk menggunakan Stadion Mandala Krida.
Hal tersebut disampaikan oleh HB X setelah memberikan penghargaan juara olahraga padel FIP Bronze 2026 di Wii Social Hub, Minggu (24/5) malam.
"Saya kira sudah dimungkinkan sepertinya, karena aspek hukumnya sudah selesai. Kan menunggu mereka naik banding pada waktu itu, jadi saya kira sudah selesai itu," cetusnya.
Oleh karena itu, dengan rampungnya seluruh proses hukum dan putusan, terhadap pihak-pihak terkait. Maka menurut HB X secara administrasi dan legalitas, saat ini tidak ada lagi alasan Stadion Mandala Krida tidak bisa digunakan.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SENIN, 25 MEI 2026
"Kalau begitu selesai kan, sebetulnya sudah bisa digunakan," tegasnya.
Tak hanya itu, ketika disinggung mengenai status izin dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). HB X juga menyebutkan jika KPK telah memberikan lampu hijau seiring dengan tuntasnya kasus di stadion kebanggaan masyarakat Kota Jogja tersebut.
"Iya, sepertinya sudah. Karena aspek hukumnya sudah putus," bebernya.
Namun, penggunaan Stadio Mandala Krida untuk bisa segera digunakan tidak serta merta terealisasi musim ini.
Pasalnya, operator Super League sendiri menilai Stadion Mandala Krida tidak memiliki kelayakan untuk menggelar laga kastar tertinggi Liga Indonesia.
Selain ketiadaan lampu dan single seat, kelayakan keamanan konstruksi tribun juga menjadi sorotan dan akan menjadi kajian selanjutnya.
Editor : Bahana.