RADAR JOGJA - UEFA telah mengumumkan rencana untuk memperkenalkan format gaya Liga Champions untuk kualifikasi tim nasional di Eropa menjelang Piala Dunia 2030.
36 negara peringkat tertinggi akan dibagi menjadi tiga grup yang masing-masing terdiri dari 12 tim di Liga A dan akan diundi untuk bermain melawan enam tim tersebut, mirip dengan 'sistem Swiss' yang diperkenalkan dalam fase liga baru kompetisi klub UEFA sejak awal musim 2024/25.
Liga B akan menampilkan tiga grup yang masing-masing terdiri dari enam tim, atau dua grup yang masing-masing terdiri dari enam tim dan satu grup yang masing-masing terdiri dari tujuh tim -- tergantung pada jumlah negara yang berkompetisi.
Baca Juga: Oplos LPG Non Subsidi, Pengecer Gas Ilegal di Kota Jogja Rugikan Negara Puluhan Juta
Rincian lengkap tentang bagaimana kualifikasi akan dicapai masih perlu disempurnakan, tetapi UEFA telah mengkonfirmasi bahwa tiga pemenang grup di Liga A akan langsung lolos ke fase final Euro atau Piala Dunia, dengan sisanya akan dialokasikan melalui sistem playoff yang melibatkan tim dari kedua liga.
Format tersebut akan memisahkan tim peringkat tertinggi dan terendah, dan oleh karena itu, secara teori, mencegah terlalu banyak kualifikasi yang timpang.
Komite eksekutif UEFA dijadwalkan untuk sepenuhnya menyetujui format baru untuk kualifikasi Euro dan Piala Dunia pada pertemuan di bulan September.
Baca Juga: Inter Miami Selangkah Lebih Dekat untuk Amankan Jasa Casemiro dari Manchester United
"Format baru ini akan meningkatkan keseimbangan kompetitif, mengurangi jumlah pertandingan yang tidak menarik, menawarkan kompetisi yang lebih menarik dan dinamis bagi para penggemar, sekaligus memastikan peluang kualifikasi yang adil bagi semua tim dan tanpa menambah tanggal tambahan dalam kalender internasional," kata Presiden UEFA Aleksander Ceferin.
"Secara keseluruhan, perubahan ini akan meningkatkan nilai sepak bola tim nasional putra UEFA dan kami sangat menantikan implementasi sistem kompetisi baru ini," imbuhnya.
Kepala eksekutif Asosiasi Sepak Bola (FA) Mark Bullingham, yang duduk di komite kompetisi tim nasional UEFA, berbicara pada bulan November tentang betapa pentingnya untuk merombak format kualifikasi yang ada.
"Kita perlu terus mencari cara untuk membuat sepak bola internasional menjadi lebih baik dan ada keinginan yang tulus untuk melakukan itu," kata Bullingham.
Berdasarkan proposal tersebut, tuan rumah bersama 2030 Spanyol dan Portugal akan lolos otomatis ke putaran final tetapi tetap akan memasuki kompetisi kualifikasi dengan tujuan yang terkait dengan Nations League.
UEFA juga bermaksud untuk melakukan perubahan pada format Nations League, mulai dari edisi 2028/29.
Alih-alih empat liga, UEFA berencana untuk memperkenalkan tiga liga. Liga-liga tersebut masing-masing terdiri dari 18 tim.
Setiap liga akan terdiri dari tiga grup, masing-masing terdiri dari enam tim, yang akan bermain melawan lima lawan. Babak perempat final, semifinal, dan final yang ada akan dimainkan, seperti sekarang, pada jendela internasional bulan Maret dan Juni.
Editor : Satria Putra Sejati