JOGJA - PSIM Jogja mengusung misi khusus dalam laga pamungkas Super League musim 2025/2026. Tim berjuluk Laskar Mataram ini bertekad menutup kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan manis, lewat torehan tiga poin penuh.
Sebagai tim promosi, PSIM Jogja sebenarnya sudah bisa bernapas lega. Sebab, skuad besutan Jean-Paul van Gastel ini dipastikan aman dari jerat degradasi dan tetap eksis di Super League musim depan. Mengingat, saat ini, Savio Sheva dan kawan-kawan berada di posisi ke-11 klasemen sementara dengan koleksi 45 poin.
Pada laga pekan ke-34 nanti, PSIM Jogja dijadwalkan bakal melakoni laga tandang dengan menantang Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jumat (22/5). Laga itu sarat akan gengsi, mengingat kedua tim saat ini sama-sama tekah berhasil meraih kemenangan beruntun di dua laga sebelumnya.
Oleh karena itu, laga ini dipastikan berjalan sangat sengit. Sebab pastinya, kedua tim sama-sama ingin menutup kompetisi kasta tertinggi sepak bola Indonesia dengan manis, lewat torehan tiga poin penuh.
Gelandang muda PSIM Jogja Muhammad Iqbal mengatakan jika status aman tidak membuat motivasi parq pemain mengendur. Sehingga, di laga melawan Arema FC nanti anak-anak Jogja tetap mengincar hasil maksimal.
"Tentu target kami sebagai tim adalah menang. Kalau target saya pribadi, semoga bisa memberikan dampak lagi di pertandingan terakhir besok," ujarnya, Rabu (20/5).
Bukan tanpa alasan Iqbal mengatakan hal tersebut. Sebab menurutnya, ambisi untuk menang dari para pemain itu muncul lantaran jajaran pelatih sudah menyiapkan strategi khusus untuk meredam agresivitas Singo Edan di hadapan pendukungnya sendiri.
"Dari awal kami sudah diinstruksikan oleh pelatih untuk kuat memegang bola, dan itu yang akan kami lakukan di lapangan nanti," cetusnya.
Selain kesiapan taktik, mantan pemain Persebaya Surabaya ini juga menilai faktor non-teknis seperti mentalitas dan soliditas antarpemain tetap akan diterapkan di laga nanti. Sebab menurutnya hal itu akan memegang peranan krusial di Kanjuruhan.
"Kuncinya komunikasi kami tetap berjalan terus. Sehingga kami bisa kompak di lapangan," tegasnya. (ayu).
Editor : Heru Pratomo