Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Akhiri Penantian Selama 22 Tahun, Arsenal Resmi Menjadi Juara Premier League Setelah Manchester City Ditahan Imbang Bournemouth

Satria Putra Sejati • Rabu, 20 Mei 2026 | 10:03 WIB
Para pemain Arsenal rayakan gelar juara Premier League setelah hasil imbang Manchester City melawan Bournemouth. (Arsenal)
Para pemain Arsenal rayakan gelar juara Premier League setelah hasil imbang Manchester City melawan Bournemouth. (Arsenal)

RADAR JOGJA - Arsenal dinobatkan sebagai juara Premier League untuk pertama kalinya dalam 22 tahun setelah Manchester City gagal mengalahkan Bournemouth pada Rabu (20/5) dini hari.

Juara dalam enam dari delapan musim sebelumnya, The Citizens perlu menang untuk memperkecil selisih poin dengan Arsenal menjadi dua poin dan membawa persaingan hingga hari terakhir musim ini.

Namun, gol pada menit ke-39 dari Junior Kroupi dari Bournemouth membuat Manchester City tertinggal, dan gol penyeimbang Erling Haaland di waktu tambahan datang terlambat bagi tim Pep Guardiola untuk mencetak gol kemenangan yang mereka butuhkan.

Baca Juga: Manchester City Ditahan Imbang Bournemouth, Arsenal Resmi Sabet Gelar Juara Premier League

Peluit akhir pertandingan memicu perayaan meriah di luar Emirates Stadium milik Arsenal, dan perayaan lebih lanjut pasti akan menyusul ketika tim London utara itu mengunjungi Crystal Palace untuk pertandingan terakhir musim ini.

Gelandang Declan Rice memposting foto di Instagram yang menunjukkan dirinya merayakan kemenangan bersama rekan-rekan setimnya, dengan keterangan: 'Sudah kubilang... sudah selesai.'

Ini adalah gelar Premier League ke-14 bagi Arsenal, menempatkan mereka di belakang Liverpool dan Manchester United dengan 20 gelar, dan yang pertama sejak 2003/04 ketika "Invincibles" tak terkalahkan di bawah Arsene Wenger.

Baca Juga: Pembelian Juga via Online, Pasar Tiban Hewan Kurban Mulai Bermunculan di Kebumen

Tim Mikel Arteta juga telah mencapai final Liga Champions melawan Paris Saint Germain pada 30 Mei dan akan berupaya menjadi juara Eropa untuk pertama kalinya dan mengakhiri musim terbaik klub.

Arteta, yang mengambil alih kepemimpinan pada tahun 2019, menjadi mantan pemain Premier League pertama yang memenangkan gelar sebagai manajer.

Akan ada perayaan dan kelegaan bagi mantan gelandang Arsenal dan Everton tersebut setelah finis sebagai runner-up di Premier League selama tiga tahun berturut-turut.

Baca Juga: Anggota DPRD Kota Jogja I Putu Dewa Adhi Yogana Dorong Setiap Jengkal Tanah Jadi Lahan Pertanian Produktif

Dalam dua musim berturut-turut pada tahun 2023 dan '24, ia menyaksikan Manchester City asuhan Guardiola mengejar keunggulan Arsenal untuk dinobatkan sebagai juara. Dan kesempatan lain terlewatkan tahun lalu ketika finis di posisi kedua di belakang Liverpool.

Arsenal telah memimpin sebagian besar musim ini dan meskipun keunggulan poin menyusut selama periode akhir musim yang menegangkan, mereka akhirnya berhasil meraih gelar juara setelah penantian selama beberapa dekade.

Kesuksesan ini dibangun di atas pertahanan yang solid dan kemampuan yang mumpuni dalam bola mati. Arsenal hanya kebobolan 26 gol dari 37 pertandingan, dengan 19 kali clean sheet, dan mencetak 24 gol dari bola mati, terbanyak di liga. 18 gol The Gunners dari tendangan sudut di liga musim ini adalah yang terbanyak oleh tim mana pun di era Premier League.

Baca Juga: Baru Satu yang Beroperasi di Rusunawa, Kota Magelang Kesulitan Cari Lahan untuk KDMP

Sejak gelar terakhir, Arsenal telah melihat Chelsea, Manchester United, Manchester City, Leicester, dan Liverpool semuanya meraih gelar juara. Ini adalah pertama kalinya sejak 2017 tim selain The Citizens atau The Reds dinobatkan sebagai juara.

Persiapan menjelang pertandingan dibayangi oleh laporan bahwa Guardiola akan meninggalkan klub pada akhir musim setelah 10 tahun di sana.

Ia bertujuan untuk memenangkan gelar juara untuk ketujuh kalinya di Inggris dan treble domestik kedua setelah memenangkan Carabao Cup dan FA Cup musim ini. Namun, tendangan melengkung Kroupi di akhir babak pertama membuat Manchester City harus berjuang keras.

Baca Juga: Hidupkan Ekonomi Lokal, Wakil Ketua Komisi A DPRD Kota Jogja Indaruwanto Eko Cahyono Dukung Program Tamu Dewan Masuk Kampung Wisata 

Bournemouth menyia-nyiakan peluang lain untuk memperlebar keunggulan, dan Haaland memastikan akhir yang menegangkan bagi para penggemar Arsenal ketika ia menyamakan kedudukan di menit kelima waktu tambahan.

"Selamat Arsenal, Mikel (Arteta), staf, staf pelatih, para penggemar atas gelar Premier League ini. Sangat pantas," kata Guardiola dalam konferensi persnya.

"Pada saat yang sama, untuk karier manajerial saya, ini adalah salah satu tahun di mana kami berjuang lebih keras dengan hal-hal luar biasa yang tidak dapat kami kendalikan, bahwa kami berada di sana. Jangan pernah menyerah. Saya ingin sekali sampai di saat-saat terakhir, untuk mencoba tentu saja itu di luar kendali kami. Hari ini kelelahan terasa," tegasnya.

Baca Juga: Biaya Sertifikasi Mahal, Pemkot Magelang Waspadai UMKM Ambil Jalan Pintas Pasang Label Halal

Editor : Satria Putra Sejati
#juara #arsenal #premier league #manchester city #pep guardiola