Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Dua Kader Berebut Kursi Presiden Brajamusti, Siap Jaga Marwah Organisasi dan Semangat Mataram Is Love

Rizky Wahyu Arya Hutama • Selasa, 19 Mei 2026 | 15:43 WIB
Keterangan Dua Calon Presiden Brajamusti saat membuka nomor urut di Wisma Soeratin, Senin (18/5) malam - Rizky Wahyu/Radar Jogja 
Keterangan Dua Calon Presiden Brajamusti saat membuka nomor urut di Wisma Soeratin, Senin (18/5) malam - Rizky Wahyu/Radar Jogja 

JOGJA - Pemilihan Presiden Brajamusti dalam Musyawarah Anggota (Musta) VI dipastikan akan diperebutkan dua kandidat.

Mereka yakni, Heppy Alhasni (Umar) dan RM Satrio Wijayanto (Dodok). Kepastian tersebut setelah keduanya resmi mendapatkan nomor urut dalam agenda Deklarasi Damai dan Pengambilan Nomor Urut Calon Presiden Brajamusti yang digelar di Wisma Soeratin, Senin (18/5) malam.

Dalam pengundian nomor urut tersebut, Heppy Alhasni mendapatkan nomor urut 1. Sementara RM Satrio Wijayanto memperoleh nomor urut 2.

Kedua kandidat juga disebut memiliki komitmen yang sama untuk menjaga persaudaraan suporter dan merawat semangat Mataram Is Love.

Sekjen Brajamusti Nico Angga Ari mengatakan jika kedua sosok yang maju ini memiliki karakter pribadi yang kuat dan kecintaan yang tidak perlu diragukan lagi terhadap PSIM Jogja maupun Brajamusti.

Baca Juga: Orang Tua Harus Tahu! Bahasa Inggris Akan Wajib Pada Sekolah Dasar Mulai Tahun Ajaran 2027/2028

"Apalagi keduanya saat ini berstatus sebagai anggota DPP Brajamusti," kata Nico di sela pengambilan nomor urut.

Diungkapkan, sebenarnya panitia berharap ada persaingan dari luar struktur DPP. "Hingga batas waktu, hanya dua kader ini yang mengembalikan berkas pendaftaran," ujarnya.

Nico berharap kepada seluruh Laskar di dalam naungan Brajamusti untuk mendukung kedua kandidat secara baik. Sebab, apapun yang terjadi nanti, harapannya tidak ada perpecahan setelah Musta.

Apalagi, lanjut Nico, sebagai wadah suporter tertua di DIY, Brajamusti memiliki basis massa yang masif dan tersebar di Jogja, Bantul, Sleman, Gunungkidul, Kulon Progo, hingga luar daerah. 

Disebutkan, ada 177 laskar yang siap meramaikan Musta VI sekaligus pemilihan presiden.

"Kami semua tetap saudara. Brajamusti ini bukan sekadar kelompok suporter, tapi juga daya tarik bagi DIY dan tentunya menjadi nyawa bagi PSIM," tegasnya. 

Sementara, Ketua Tim Musta VI Brajamusti Rendra Suyanto menjelaskan pelaksanaan Musta kali ini berbeda dibanding sebelumnya. Panitia tidak membuka pendaftaran laskar baru, melainkan melakukan registrasi ulang terhadap laskar yang sudah ada.

"Kami menjalankan registrasi ulang karena sebelumnya sudah diagendakan DPP Brajamusti pada 2022/2023. Ini untuk menanggulangi adanya laskar fiktif," tuturnya. 

Selain itu, Rendra menjelaskan jika mundurnya jadwal Musta hingga tahun 2026 dan baru digelar pasca-kompetisi usai ini dikarenakan mundurnya jadwal kompetisi pasca-pandemi Covid-19, yang kemudian disusul oleh tahun politik. Sehingga izin keramaian dari pihak kepolisian sempat sulit didapatkan.

Baca Juga: 20 Mei 2026 Memperingati Hari Apa? Apakah Hari Libur Nasional atau Cuti Bersama, Yuk Simak!

​"Maka dari itu, momen setelah kompetisi selesai di tahun ini adalah waktu yang paling tepat untuk menggelar Musta. Sejauh ini, rangkaian tahapan sudah berjalan 60 persen. Terima kasih kepada teman-teman Laskar yang sudah respect terhadap organisasi," cetusnya. 

Tak hanya itu, ​Rendra pun juga menitipkan pesan mendalam bagi presiden terpilih nantinya untuk selalu menjaga marwah organisasi, menyusun program kerja yang amanah, dan tetap tegak lurus memegang AD/ART Brajamusti.

​"Saya sangat berharap Brajamusti ke depan tidak melulu hanya mengurusi sepak bola. Karena mendukung PSIM itu bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kewajiban bagi kami. Brajamusti harus berbenah agar kehadirannya bisa semakin bermanfaat secara sosial bagi masyarakat Jogja dan DIJ," tandasnya. (ayu).

Editor : Bahana.
#musta pemilihan presiden brajamusti #Mataram is Love #Brajamusti #PSIM Jogja