Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Mohamed Salah Desak Liverpool Kembali ke Gaya Sepak Bola Yang 'Heavy Metal'

Satria Putra Sejati • Minggu, 17 Mei 2026 | 11:03 WIB
Selebrasi Mohamed Salah setelah mencetak gol ke-50 di Liga Champions
Selebrasi Mohamed Salah setelah mencetak gol ke-50 di Liga Champions

RADAR JOGJA - Mohamed Salah mengecam gaya permainan Liverpool dan mengatakan klub perlu menemukan kembali gaya sepak bola "heavy metal", setelah runtuh ​​dengan kekalahan 4-2 di Aston Villa yang membuat mereka berada di posisi kelima klasemen Premier League.

Penyerang Mesir itu masuk dari bangku cadangan saat timnya kalah telak di Villa Park, dengan gol penyeimbang kapten Virgil van Dijk dengan cepat dibatalkan karena tuan rumah mengekspos kelemahan anak asuh Arne Slot.

Komentarnya yang dibuat dalam sebuah unggahan di X muncul di tengah meningkatnya tekanan pada Slot, yang mengakui bahwa kekalahan tersebut, yang berarti Liverpool kehilangan kesempatan untuk memastikan kualifikasi Liga Champions.

"Saya telah menyaksikan klub ini berubah dari peragu menjadi percaya, dan dari percaya menjadi juara. Itu membutuhkan kerja keras dan saya selalu melakukan semua yang saya bisa untuk membantu klub mencapai tujuan itu. Tidak ada yang membuat saya lebih bangga dari itu," tulis Salah.

"Kekalahan beruntun kami musim ini sangat menyakitkan dan bukan yang pantas diterima oleh para penggemar kami.

"Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim penyerang 'heavy metal' yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang memenangkan trofi. Itulah sepak bola yang saya tahu cara bermainnya dan itulah identitas yang perlu dipulihkan dan dipertahankan untuk selamanya.

"Ini tidak bisa dinegosiasikan dan setiap orang yang bergabung dengan klub ini harus beradaptasi dengannya.

"Memenangkan beberapa pertandingan di sana-sini bukanlah tujuan Liverpool. Semua tim memenangkan pertandingan."

"Liverpool akan selalu menjadi klub yang sangat berarti bagi saya dan keluarga saya. Saya ingin melihatnya sukses untuk waktu yang lama setelah saya pergi.

"Seperti yang selalu saya katakan, lolos ke Liga Champions musim depan adalah hal minimal dan saya akan melakukan segala yang saya bisa untuk mewujudkannya."

Berbicara di TNT Sports, legenda Liverpool Steven Gerrard menanggapi unggahan Salah. Dia menilai ada sesuatu yang salah di dalam ruang ganti Liverpool.

Menurutnya, The Reds telah kehilangan identitas dan sangat menyakitkan baginya melihat mantan klubnya dalam posisi tersebut.

"Saya terkejut, waktunya, satu pertandingan tersisa, pertandingan terakhirnya untuk Liverpool. Dia sangat jarang berbicara. Namun, itu cukup memberatkan bagi manajer Liverpool dan stafnya dalam hal posisi tim ini saat ini," kata Gerrard.

Salah akan meninggalkan Anfield pada akhir musim setelah sembilan tahun di klub tersebut di mana ia hanya sekali gagal lolos ke Liga Champions, ketika tim tersebut finis di posisi kelima di liga utama pada musim 2023/24.

Pemain berusia 33 tahun ini memiliki dua gelar liga, dua trofi FA Cup, dan satu Liga Champions di antara prestasinya di Merseyside.

Posisi Liverpool di kancah Eropa kemungkinan besar akan bergantung pada pertandingan terakhir mereka melawan Brentford pada 24 Mei.

Editor : Satria Putra Sejati
#liverpool #premier league #steven gerrard #mohamed salah