RADAR JOGJA - Jose Mourinho mengkonfirmasi bahwa agennya, Jorge Mendes sedang berhubungan dengan Real Madrid mengenai potensi kembalinya sebagai pelatih raksasa Spanyol untuk musim depan, tetapi mengatakan bahwa ia belum membuat keputusan tentang masa depannya.
Pelatih Benfica ini muncul sebagai kandidat untuk menggantikan pelatih Los Blancos saat ini, Alvaro Arbeloa, dengan dikabarkan bahwa ia adalah kandidat utama dalam daftar tiga orang.
Namun, Mourinho menyatakan bahwa ia belum menerima tawaran resmi dari klub Spanyol tersebut. Sementara itu, Benfica telah mengajukan tawaran perpanjangan kontrak kepada pelatih asal Portugal tersebut, yang mengatakan bahwa hanya agennya yang telah melihat tawaran tersebut dan bahwa minggu depan akan menjadi penentu dalam menentukan masa depannya.
Baca Juga: Hatrrick Harry Kane Warnai Kemenangan Bayern Munich atas FC Koln untuk Menutup Musim Bundesliga
"Masa depan saya akan diputuskan pekan ini," katanya.
"Saya mendapat tawaran dari Benfica. Saya tidak mendapat tawaran dari Real Madrid. Pada saat yang sama, saya mengatakan bahwa untuk menyembunyikan bahwa tidak ada apa-apa, kita tidak bisa melakukan itu, ada sesuatu, tetapi bukan dengan saya secara langsung," imbuhnya.
"Saya butuh waktu, saya butuh ruang, saya butuh waktu untuk membuat keputusan dan saya pikir minggu ini akan sangat penting," jelasnya.
Mantan bos Chelsea, Inter Milan, dan Manchester United terikat kontrak dengan Benfica hingga Juni 2027 tetapi memiliki klausul dalam kontraknya yang memungkinkan dia atau klub Portugal tersebut untuk mengakhiri kesepakatan di akhir musim ini.
"Benfica adalah klub besar dan sejak hari saya tiba, saya selalu merasa terhormat dan bertanggung jawab untuk bekerja untuk klub seperti Benfica. Benfica itu besar," jelas Mourinho.
Mourinho sebelumnya melatih Real Madrid antara tahun 2010 dan 2013, memenangkan gelar La Liga dan Copa del Rey. Ditanya apakah dia bisa menolak Los Blancos jika mereka mengajukan tawaran resmi, dia menjawab: "Jika, jika, jika..."
Mourinho berbicara setelah Benfica menyelesaikan musim Primeira Liga Portugal tanpa terkalahkan tetapi gagal mendapatkan tempat di Liga Champions.
Kemenangan 3-1 di Estoril pada hari terakhir musim Minggu (17/5) dini hari mengkonfirmasi status tak terkalahkan tim setelah 34 pertandingan. Namun, 11 hasil imbang berarti mereka finis di urutan ketiga klasemen, di belakang juara FC Porto dan runner-up Sporting CP.
Portugal mendapatkan satu tempat langsung di kompetisi utama Eropa dengan tim kedua memasuki babak kualifikasi.
"Status tak terkalahkan adalah hal yang hebat," kata Mourinho.
"Ini pertama kalinya dalam karier saya. Bahkan memenangkan delapan kejuaraan, saya tidak pernah melakukannya tanpa terkalahkan," lanjutnya.
"Saya akan menukarnya dengan gelar juara meskipun kalah dua atau tiga kali, tidak diragukan lagi. Tapi itu sesuatu yang mencerminkan dengan baik. Mentalitas tim, kebersamaan, empati mencerminkan hal itu dengan sempurna," tegasnya.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SABTU, 16 MEI 2026
Tiga gol dalam 16 menit membantu tim Mourinho menuju kemenangan untuk mengakhiri musim.
Richard Rios mencetak gol pembuka pada menit ketujuh sebelum Alexander Bah dan Rafa mencetak gol secara beruntun untuk mengamankan tiga poin dalam pertandingan yang mungkin menjadi pertandingan terakhir Mourinho sebagai pelatih.
Berbicara sebelum pertandingan, Mourinho menegaskan bahwa masa depannya tidak akan ditentukan oleh apakah Benfica lolos ke Liga Champions musim depan.
Baca Juga: Imbau Pilih Padi Genjah Hadapi Kekeringan
Mourinho mengambil alih Benfica September lalu, tiga minggu setelah ia meninggalkan Fenerbahce setelah tersingkir dari babak playoff kualifikasi Liga Champions di Benfica.
Editor : Satria Putra Sejati