RADAR JOGJA - Paris Saint Germain telah memenangkan gelar Ligue 1 kelima berturut-turut setelah mengalahkan Lens 2-0 dalam pertandingan papan atas klasemen di Stade Bollaert-Delellis pada Kamis (14/5) dini hari.
PSG hanya membutuhkan hasil imbang untuk mengamankan gelar Ligue 1 kelima berturut-turut dan kini unggul sembilan poin dari Lens dengan satu pertandingan tersisa.
Pemain sayap Georgia, Khvicha Kvaratskhelia melanjutkan performa gemilangnya untuk membuka skor pada menit ke-29 sebelum Ibrahim Mbaye mencetak gol di waktu tambahan babak kedua untuk memastikan gelar tetap berada di ibu kota Prancis.
Baca Juga: Taklukkan Lazio di Olimpico, Inter Milan Juara Coppa Italia
"Tanpa ragu ini sulit, Lens bermain sangat baik musim ini," kata pelatih PSG, Luis Enrique.
"Saya pikir mereka pantas mendapatkan lebih malam ini tetapi kiper Matvei Safonov luar biasa malam ini," imbuhnya.
Luis Enrique telah membawa PSG meraih gelar domestik ke-14 yang memperpanjang rekor, yang ketiga di bawah kepemimpinannya sejak tiba pada tahun 2023. Les Parisiens memiliki kesempatan untuk mengamankan treble musim ini, setelah sebelumnya memenangkan liga dan Piala Super Prancis.
Baca Juga: Kalahkan Crystal Palace, Manchester City Pangkas Jarak dengan Arsenal Menjadi Dua Poin
Pertandingan ini dijadwal ulang dari 11 April oleh liga Prancis untuk membantu ambisi juara bertahan PSG di Liga Champions. Tim Luis Enrique akan menghadapi pemimpin klasemen Premier League, Arsenal, di final Liga Champions pada 30 Mei di Budapest.
Meskipun penundaan tersebut ditentang keras oleh Lens, tim asuhan pelatih Pierre Sage tidak memiliki pilihan dalam hal ini.
Lens juga memiliki final yang harus dipersiapkan (melawan Nice di Piala Prancis) dan Sage meninggalkan dua penyerang terbaiknya (pemain sayap Florian Thauvin dan Allan Saint-Maximin) di bangku cadangan melawan PSG hingga menit ke-60.
Baca Juga: Posyandu di Magelang Kini Juga Jadi Kanal Informasi Ketertiban Lingkungan hingga Kebencanaan
PSG menghukum kesalahan Lens ketika penyerang Ousmane Dembele mencegat umpan ceroboh dari bek Malang Sarr dan mengumpan kepada Kvaratskhelia, yang mencetak gol dengan penyelesaian klinis.
Les Parisiens mencetak gol di waktu tambahan melalui Mbaye, penyerang berusia 18 tahun yang melepaskan tembakan keras dari umpan Desire Doue yang membentur mistar gawang beberapa saat setelah Lens menyia-nyiakan peluang lainnya.
Lens seharusnya sudah menyamakan kedudukan saat jeda, tetapi striker Wesley Said salah memperkirakan sundulan jarak dekat dan kemudian menembak langsung ke arah kiper Safonov di waktu tambahan babak pertama.
Baca Juga: Tiru Kesuksesan Basket, KONI Kota Magelang Dorong Kalender Kejuaraan Voli yang Konsisten
Safonov menahan upaya lain dari Abdallah Sima di awal babak kedua ketika striker tersebut lolos sendirian. Sima kemudian membentur tiang gawang setelah menerima umpan luar biasa dari Thauvin pada menit ke-74.
Saint-Maximin berbahaya ketika masuk di babak kedua tetapi menyia-nyiakan beberapa peluang bagus karena terlalu berusaha menempatkan dirinya di posisi menembak yang sempurna.
Tim terakhir yang menghentikan PSG memenangkan gelar adalah Lille pada tahun 2021. Namun, musim ini lebih ketat daripada musim lalu, ketika PSG memastikan gelar tanpa kalah dan dengan enam pertandingan tersisa.
Baca Juga: Mataram Utama Akan Pakai Mandala Krida untuk Kandang di Liga 4 Nasional
Editor : Satria Putra Sejati