Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Hansi Flick Ungkap Ada Atmosfer Istimewa di Kubu Barcelona Jelang El Clasico Melawan Real Madrid di Camp Nou

Satria Putra Sejati • Minggu, 10 Mei 2026 | 09:27 WIB
Para pemain Barcelona rayakan kemenangan atas Celta di Camp Nou.
Para pemain Barcelona rayakan kemenangan atas Celta di Camp Nou.

RADAR JOGJA - Pelatih Barcelona Hansi Flick merayakan adanya 'atmosfer istimewa' di klub menjelang El Clasico pada Senin (11/5) dini hari melawan Real Madrid yang persiapannya untuk pertandingan tersebut telah dibayangi oleh perselisihan internal.

Blaugrana akan memastikan gelar La Liga dengan tiga pertandingan tersisa di Spotify Camp Nou akhir pekan ini jika menghindari kekalahan dari Los Blancos.

Namun, fokus menjelang El Clasico lebih tertuju pada pertengkaran hebat di tempat latihan antara pemain Real Madrid Federico Valverde dan Aurelien Tchouameni daripada Barcelona yang berada di ambang gelar juara liga berturut-turut.

Baca Juga: Gagal Raih Gelar Juara, Pelatih PSS Sleman Ansyari Tetap Apresiasi Para Pemain Khususnya Gustavo Tocantins 

Hal ini kontras dengan iklim di Barca, dengan Flick memuji ikatan antar pemain sebagai salah satu alasan utama kesuksesan musim ini.

"Atmosfer, hubungan antar pemain adalah sesuatu yang sangat istimewa," kata pelatih asal Jerman itu.

"Kami memiliki pemain-pemain berkualitas tinggi, pemain kelas dunia. Hubungan antar semua orang luar biasa terutama antara para pemain akademi karena sudah saling mengenal selama bertahun-tahun," imbuhnya.

Baca Juga: Siap Gelar Forda II di Bulan Juli, Kormi DIY Mulai Unjuk Gigi Lewat Senam Massal

"Memenangkan gelar kedua dengan tim muda ini akan luar biasa. Para pemain telah melakukan pekerjaan yang fantastis dan sekarang kami ingin memenangkan gelar, yang kedua berturut-turut, yang luar biasa dan tidak biasa di Spanyol," jelasnya.

Ketika ditanya berulang kali tentang dampak dari insiden di Madrid pekan ini, Flick mengakui bahwa ia terkejut dengan kejadian di ibu kota Spanyol.

Valverde dan Tchouameni sama-sama didenda 589 ribu dolar oleh klub setelah terlibat perkelahian di tempat latihan yang menyebabkan gelandang Uruguay itu dibawa ke rumah sakit.

Baca Juga: Ditahan Imbang Chelsea di Anfield, Kepastian Liverpool untuk Amankan Tempat di Liga Champions Harus Ditunda

Ia kemudian didiagnosis mengalami gegar otak dan dinyatakan tidak dapat bermain pada pertandingan El Clasico, tetapi Tchouameni diperkirakan akan ikut bermain.

"Apakah saya terkejut? Mungkin sedikit," tambah Flick. "Hal-hal seperti ini terjadi dalam sepak bola, dalam kehidupan. Saya tidak akan mengatakan itu normal, tetapi itu bisa terjadi dan Anda harus mengatasinya, Anda harus berbicara. Lebih baik berkomunikasi.

"Saya tidak ingin berbicara tentang Real Madrid, itu bukan pekerjaan saya. Ini selalu tentang tim, 'kita,' bukan 'saya,' ini bukan tentang ego, ini selalu tentang tim.

Baca Juga: Rupiah Terdepresiasi hingga Rp17.400, Pengusaha DIY Ingatkan Potensi Peningkatan Gelombang PHK

"Tetapi bagi mereka, ini juga El Clasico akhir pekan ini. Mereka akan tetap fokus 100%, mereka juga ingin menang. Inilah mengapa El Clasico sangat penting bagi semua orang, baik bagi Real Madrid dan bagi Barcelona."

Barcelona belum pernah secara matematis memastikan gelar juara dalam pertandingan melawan Real Madrid sebelumnya. Bahkan, itu hanya terjadi sekali sebelumnya dalam sejarah pertandingan, ketika hasil imbang 2-2 pada tahun 1932 membuat Los Blancos memenangkan trofi liga pertama dari 36 trofi.

Flick memiliki kemewahan skuad yang hampir sepenuhnya fit saat Blaugrana mengejar gelar ke-29, dengan Lamine Yamal sebagai satu-satunya pemain yang dipastikan absen dan Andreas Christensen masih diragukan.

Baca Juga: Kalahkan PSS Sleman Lewat Adu Penalti, Garudayaksa FC Juara Pegadaian Championship

Namun, baik Raphinha maupun Marc Bernal berpeluang untuk menjadi starter setelah kembali ke skuad untuk kemenangan 2-1 pekan lalu atas Osasuna, yang membawa rekor kemenangan beruntun Barcelona di La Liga menjadi 10 pertandingan.

"Tidak akan mudah untuk memilih 11 pemain besok," kata Flick.

"Kami hampir memiliki semua pemain kembali. Semua orang memberikan level yang luar biasa."

Baca Juga: PSS Gagal Juarai Championship Musim 2025/2026 meski Tampil Heroik, Suporter Nyalakan Flare di Dalam MagIS

"Kami ingin memainkan permainan kami dan tidak fokus pada hal-hal lain. Sudah jelas apa yang harus kami lakukan dan kami ingin menunjukkannya. Kami berada dalam situasi ini karena kami telah menjalani musim yang fantastis sebagai sebuah tim."

Editor : Satria Putra Sejati
#real madrid #la liga #el clasico #barcelona #Hansi Flick