Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Pesan dari Sang Legenda M. Eksan: PSS Sleman Harus Bisa Bersaing, Jangan Sampai di Bawah Terus

Fahmi Fahriza • Minggu, 10 Mei 2026 | 08:09 WIB

 

M. Eksan saat masih membela PSS Sleman. (foto istimewa)
M. Eksan saat masih membela PSS Sleman. (foto istimewa)

 

M. Eksan jadi satu dari segelintir pemain yang pernah membela tiga tim asal DIJ, PSS Sleman, PSIM Jogja dan Persiba Bantul. Tapi namanya melegenda bersama Laskar Sembada. Pria asal Kulon Progo itu membela PSS pada musim 1997-2005. kemudian kembali lagi pada periode 2009 sampai 2011 sebelum akhirnya pensiun sebagai pemain pada 2012.

Setelah itu, ia juga sempat menjabat sebagai asisten manajer PSS pada periode 2019 hingga 2021. Salah satu prestasi terbaiknya saat membawa PSS promosi ke Divisi Utama di tahun 2000 lalu.

 Pengalaman panjang itu membuat Eksan memahami betul besarnya ekspektasi publik Sleman terhadap klub kebanggaan mereka. Ia bahkan pernah berada di garis depan menghadapi tekanan suporter saat situasi internal tim memanas pada masa pandemi Covid-19.

Baca Juga: 23 Warga Purwomartani Sleman Terkena Gangguan Kesehatan Dugaan Kebocoran Gas di Pabrik Es Kristal Kalasan

"Fanatiknya suporter itu luar biasa. Saya pernah ada di posisi menghadapi tekanan itu langsung, jadi saya tahu sebesar apa kecintaan suporter ke PSS," ucapnya, pada Radar Jogja, Jumat (8/5).

Keberhasilan Super Elja kembali naik kasta teratas musim ini menjadi momentum penting untuk mengembalikan marwah klub dengan basis suporter besar dan sejarah panjang di sepak bola nasional.

Eksan mengaku sejak awal musim ini di Liga 2 sudah optimistis PSS mampu mengamankan tiket promosi. "Saya sudah yakin PSS bisa promosi. Dari materi pemain, pengalaman, perjalanan kompetisinya, menurut saya PSS memang masih di atas," ujarnya.

Baca Juga: Berdasarkan Laporan Masyarakat, Dalam 24 Jam Polres Bantul Sita Ratusan Botol Miras Ilegal dari Enam Lokasi

Tak hanya itu, pria kelahiran 12 September 1974 tersebut juga berharap keberhasilan promosi kali ini bisa menjadi titik awal kebangkitan PSS untuk kembali bersaing di papan atas sepak bola Indonesia, bukan sekadar numpang lewat di kasta tertinggi.

"Harapan saya ke depan PSS semakin besar dan bisa lebih bersaing lagi di kasta tertinggi. Minimal jangan sampai ada di bawah terus," tuturnya.

Bagi Eksan sendiri, PSS memiliki arti emosional yang mendalam dalam perjalanan hidup maupun karier sepak bola profesionalnya. "Saya memulai karir di PSS dan pensiun juga di PSS. Klub ini besar dan punya tempat spesial buat saya," ungkapnya. (iza/pra)

Editor : Heru Pratomo
#m. eksan #PSS #Persiba #PSIM #PSS Sleman