Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jamu Malut di SSA Bantul, Van Gastel Indikasikan Replikasi Permainan saat Menang di Maluku Utara

Fahmi Fahriza • Sabtu, 9 Mei 2026 | 20:22 WIB

 

Gelandang Serang PSIM Jogja Ze Valente saat menggiring bola, PSIM Jogja berhasil mencuri tiga poin dari tuan rumah Malut United.
Gelandang Serang PSIM Jogja Ze Valente saat menggiring bola, PSIM Jogja berhasil mencuri tiga poin dari tuan rumah Malut United.

 

 

 

PSIM Jogja bersiap menghadapi ujian berat saat menjamu Malut United FC pada pekan ke-32 BRI Super League 2025/2026 di Stadion Sultan Agung (SSA), Bantul, Minggu (10/5). Meski sempat menang pada pertemuan pertama, Laskar Mataram tetap menaruh kewaspadaan tinggi terhadap tim tamu yang tengah dalam tren positif.

 

Saat ini, Malut United berada di peringkat kelima klasemen sementara dengan 52 poin dan masih bersaing ketat di papan atas. Sementara PSIM menempati posisi ke-11 dengan 39 poin, dan bertekad kembali ke jalur kemenangan di hadapan pendukungnya sendiri.

 

Pelatih PSIM Jogja Jean Paul van Gastel, menilai pertandingan nanti berpotensi berjalan mirip dengan pertemuan sebelumnya. Ia memperkirakan timnya akan kembali mendominasi penguasaan bola, namun tetap harus waspada terhadap kualitas individu lawan.

Baca Juga: Masuk Dalam Nominasi Pelatih Terbaik Pegadaian Championship, Ansyari Lubis Memilih Fokus Bawa PSS Sleman Raih Gelar Juara

 Kala bermain di Stadion Kie Raha Ternate, Maluku Utara pada Sabtu (30/8/2025), Laskar Mataram mengungguli tuan rumah 0-2 melalui gol Nermin Haljeta dan Savio Sheva.

 

Van Gastel mengindikasikan akan mereplikasi permainan saat itu. "Saya pikir besok akan mirip dengan pertandingan saat itu. Kita akan berusaha menguasai jalannya pertandingan dan penguasaan bola," ujarnya saat konferensi pers, Sabtu (9/5).

 

Namun demikian, Van Gastel juga memprediksi laga tidak akan berjalan mudah. Apalagi, Malut dikenal memiliki banyak pemain dengan kemampuan individual yang mumpuni. Malut disebutnya, mempunyai pemain-pemain bagus secara individu yang bisa menentukan jalannya pertandingan hanya dalam satu aksi. “Jadi kami harus berhati-hati dengan transisi-transisi itu," bebernya.

 Baca Juga: PSIM Jogja Pulang dari Stadion GBLA Bandung Naik Barakuda Kali Pertama bagi Pemain dari Eropa, Raka Cahyana Sudah Biasa

Hal senada disampaikan pemain PSIM Raka Cahyana, yang menyebut kemenangan di putaran pertama menjadi bekal penting bagi tim. Ia juga memastikan kesiapan seluruh pemain untuk menjalankan instruksi pelatih. "Menurut saya itu menjadi bekal yang cukup untuk pertandingan besok. Semua pemain sudah dalam kondisi siap dan kami siap menjalankan instruksi dari pelatih," kata Raka.

 

Di kubu lawan, pelatih Malut United Hendri Susilo, menegaskan timnya datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah meraih dua kemenangan beruntun. Hasil positif tersebut dinilai mampu mengangkat mental bertanding para pemain.

 

Dengan hasil positif dua pertandingan, itu pasti mengangkat moral pemain. “Kepercayaan diri dan mentalitas sudah kembali ke trek. Mudah-mudahan itu berkembang saat melawan PSIM,"  ujar Hendri.

 Baca Juga: Marian Mihail Bongkar Situasi PSBS Biak usai Dihajar Dewa United 0-5, Main tanpa Pemanasan Fokus Pemain Pecah karena Gaji

Meski PSIM sedang dalam tren kurang baik, Hendri menolak meremehkan tuan rumah dan justru mewaspadai potensi kebangkitan mereka. "Kami tidak boleh anggap enteng, akan tetap fight dan siap 100 persen menghadapi kebangkitan PSIM," tegasnya.

 

Sementara itu, pemain Malut United Tri Setiawan, turut menegaskan kesiapan timnya menghadapi laga tandang ini. "Untuk pertandingan besok, insyaallah kami semua siap. Mudah-mudahan hasilnya baik," ucap Tri. (iza/pra)

 

Editor : Heru Pratomo
#nermin haljeta #Van Gastel #Malut #PSIM #PSIM Jogja