RADAR JOGJA – Pelatih PSS Sleman, Ansyari Lubis masuk dalam nominasi pelatih terbaik Pegadaian Championship 2025/26 bersama empat pesaing lainnya seperti Rahmad Darmawan,Widodo Cahyono Putro, Ade Suhendra dan Stefan Keeltjes.
Ansyari Lubis masuk dalam nominasi tersebut setelah membawa Super Elja tampil impresif musim ini dan melangkah ke partai final.
PSS akan menghadapi Garudayaksa besutan Widodo Cahyono Putro dalam pertandingan final yang berlangsung di Stadion Maguwoharjo pada Sabtu (9/5) malam.
Menanggapi hal tersebut, Ansyari menegaskan dirinya saat ini hanya fokus pada satu hal, yakni membawa PSS meraih gelar juara.
“Saya mau pastikan bahwa saya tidak berpikir menjadi pelatih terbaik. Yang saya pikirkan adalah tim, jika menang, itu sudah satu bonus yang luar biasa,” kata Ansyari Lubis dilansir dari situs resmi klub.
Ansyari Lubis menekankan pentingnya motivasi tinggi dan mental juara kepada para pemainnya, terutama terkait ambisi besar untuk membawa PSS meraih gelar juara.
“Yang pasti, pertandingan ini sudah dinantikan oleh seluruh pemain. Saya pikir para pemain sudah memiliki sikap dan karakter yang akan mereka tunjukkan pada pertandingan malam nanti,” imbuhnya.
Pelatih 55 tahun tersebut berharap para pemain PSS dapat bermain tanpa beban dan bisa meraih kemenangan dihadapan suporter sendiri di Stadion Maguwoharjo.
Perlu kita ketahui, kuota 16 ribu tiket untuk laga final ini telah ludes terjual.
Dia optimis hadirnya suporter di stadion dapat meningkatkan motivasi dari penggawa Super Elja dan bisa meraih kemenangan.
“Mudah-mudahan ini (dukungan suporter) menjadi energi positif bagi seluruh pemain,” tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati