RADAR JOGJA - Gelandang Real Madrid, Federico Valverde akan absen dalam laga derbi El Clasico melawan Barcelona pada Senin (11/5) mendatang karena cedera kepala setelah terlibat gelud/ perselisihan dengan rekan setimnya, Aurelien Tchouameni.
"Setelah tes yang dilakukan hari ini pada pemain kami Fede Valverde oleh Layanan Medis Real Madrid, ia didiagnosis mengalami trauma kranioensefalik," kata klub LaLiga itu dalam sebuah pernyataan.
"Valverde berada di rumah dalam kondisi baik dan perlu istirahat selama 10 hingga 14 hari, seperti yang diindikasikan oleh protokol medis untuk diagnosis ini," imbuhnya.
Baca Juga: Fabian Hurzeler Resmi Teken Kontak Baru Bersama Brighton
Tidak ada laporan cedera pada Tchouameni, pemain internasional Prancis berusia 26 tahun.
Perselisihan itu terjadi selama latihan hari Kamis, hanya sehari setelah kedua gelandang tersebut terlibat dalam insiden lain selama sesi latihan hari sebelumnya.
Valverde harus dibawa ke rumah sakit, di mana ia dirawat karena luka di dahinya, kapten Uruguay berusia 27 tahun itu mengkonfirmasi dalam sebuah pernyataan.
Real Madrid juga telah mengumumkan bahwa mereka telah membuka proses disiplin terhadap kedua pemain tersebut.
"Klub akan mengumumkan hasil dari kedua kasus tersebut pada waktunya, setelah prosedur internal yang sesuai telah selesai," kata klub La Liga tersebut.
Dilansir dari ESPN dari seorang sumber, dikabarkan perkelahian itu terjadi di akhir latihan setelah pertandingan latihan dengan beberapa tekel keras. Tchouameni pergi ke ruang ganti, dan Valverde kemudian masuk, terlihat sangat tegang. Di situlah mereka berkelahi, kata sumber tersebut.
Baca Juga: Kalahkan Shakhtar Donetsk Dalam Dua Leg, Crystal Palace ke Final Europa League
Valverde mengakui apa yang dia gambarkan sebagai "pertikaian" dengan rekan satu tim dalam sebuah pernyataan panjang, meskipun dia tidak menyebutkan nama Tchouameni secara spesifik.
"Kemarin, saya mengalami insiden dengan rekan satu tim yang bermula dari sebuah permainan selama latihan, sebuah situasi di mana kelelahan kompetisi dan frustrasi yang luar biasa menyebabkan semuanya menjadi berlebihan," kata Valverde.
"Hari ini, kami kembali berselisih. Selama pertengkaran, saya tanpa sengaja memukul meja, sehingga mengalami luka kecil di dahi yang mengharuskan saya ke rumah sakit," lanjutnya.
Baca Juga: Aston Villa ke Final Europa League Setelah Bangkit di Villa Park untuk Singkirkan Nottingham Forest
Ketegangan antara Valverde dan Tchouameni dikabarkan dimulai ketika Xabi Alonso masih berada di klub. Alonso meninggalkan posisi pelatih Real Madrid pada Januari, hanya tujuh bulan setelah diangkat.
"Rekan setim saya (Tchouameni) tidak memukul saya, dan saya juga tidak memukulnya. Meskipun saya mengerti bahwa bagi Anda mungkin lebih mudah untuk percaya bahwa kami saling memukul habis-habisan atau bahwa dia sengaja melukai saya, bukan itu yang terjadi," tambah Valverde.
"Saya benar-benar menyesal atas situasi ini. Ini membuat saya sakit hati. Sakit rasanya melihat apa yang sedang kami alami saat ini," jelasnya.
"Real Madrid adalah salah satu hal terpenting dalam hidup saya, dan saya tidak bisa tetap acuh tak acuh terhadapnya. Hasil ini adalah puncak dari berbagai faktor yang pada akhirnya mengakibatkan pertengkaran yang tidak masuk akal, yang merusak reputasi saya dan menimbulkan keraguan, memungkinkan terjadinya fabrikasi, pencemaran nama baik, dan sensasionalisasi dari apa yang sebenarnya hanyalah sebuah kecelakaan," tegasnya.
Real Madrid bisa saja melihat Barcelona merayakan gelar liga di Camp Nou pada Senin. Klub Catalan itu hanya membutuhkan hasil imbang untuk memenangkan gelar liga kedua berturut-turut.
Ketegangan di ruang ganti Real Madrid tidak hanya antara Valverde dan Tchouameni saja. Sebelumnya, Antonio Rudiger juga sempat kehilangan kendali dan terjadi pertengkaran sengit dengan rekan satu tim, Alvaro Carreras.
Baca Juga: Blonjo Warung Tonggo Mulai Diuji Coba di Magelang, ASN Jadi Motor Perputaran Ekonomi Warung Kecil
Editor : Satria Putra Sejati