RADAR JOGJA - Paris Saint Germain akan menghadapi Arsenal di final Liga Champions setelah bermain imbang 1-1 dengan Bayern Munich di Allianz Arena untuk memastikan kemenangan agregat 6-5 di babak semifinal.
Setelah leg pertama yang menakjubkan di Paris sepekan yang lalu yang menyaksikan juara Eropa menang dengan selisih satu gol dalam drama sembilan gol, pertandingan pada Kamis (7/5) dini hari lebih terukur tetapi tidak kalah menarik, gol Ousmane Dembele di menit ketiga memberi Les Parisiens keunggulan dua gol dalam pertandingan tersebut.
Pada tahap itu, tampaknya akan terjadi malam yang eksplosif dengan permainan menyerang yang dinamis, tetapi Bayern Munich tidak dapat menemukan kembali ancaman yang membuat mereka mengejar PSG dari 5-2 menjadi 5-4 di Parc des Princes.
Baca Juga: Banyak Warganya Beraktivitas di Jogja, Bupati Lilis Minta KA Prameks sampai Kebumen
Harry Kane mencetak gol di menit keempat waktu tambahan untuk menciptakan akhir yang menegangkan, tetapi Bayern tidak memberi diri cukup waktu untuk benar-benar mengganggu Les Parisiens dari Paris.
Tim asuhan Luis Enrique adalah tim yang paling berpeluang menambah gol dan memastikan tempat di semifinal, dengan Manuel Neuer melakukan aksi heroik untuk menjaga harapan Bayern tetap hidup hingga akhir.
Pada akhirnya, sang juara bertahan tidak membutuhkan apa pun lagi untuk memastikan tempat bersama tim Mikel Arteta di Budapest.
PSG menambah keunggulan agregat dua gol dalam waktu tiga menit setelah babak kedua dimulai.
Khvicha Kvaratskhelia berlari ke ruang kosong di sisi kiri dan melihat Dembele datang ke kotak penalti. Playmaker asal Georgia itu menarik bola ke belakang untuk Dembele yang kemudian melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang.
Bayern Munich sangat marah karena tidak mendapatkan penalti di pertengahan babak pertama. Kiper Matvei Safonov melakukan tepisan yang ragu-ragu dan bola jatuh ke Vitinha, yang dalam upaya untuk menghalau bola malah membentur lengan rekan setimnya, Joao Neves.
Karena pemain PSG lain yang melakukan sapuan bola, itu tidak dianggap sebagai handball meskipun lengan Neves jauh dari tubuhnya.
Neves kemudian memaksa Neuer melakukan penyelamatan luar biasa, dengan menjatuhkan diri di depan gawang untuk menepis sundulan gelandang tersebut.
Jonathan Tah menyundul bola melebar dari tendangan bebas di menit terakhir babak pertama, sebuah peluang langka Tha Bavarians di babak pertama.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Kamis 7 April 2026
Di awal babak kedua, Neuer melakukan dua penyelamatan beruntun dari Desire Doue dan Kvaratskhelia. Doue mencoba lagi tak lama kemudian dengan tendangan rendah yang menghasilkan penyelamatan terbaik dari kiper Bayern tersebut.
Bayern Munich kembali hampir mencetak gol melalui Luis Diaz, yang digagalkan oleh Safonov, tetapi PSG membawa ancaman yang lebih besar. Doue melepaskan tembakan yang hanya beberapa inci meleset dari tiang gawang dengan Neuer tak berdaya saat juara Eropa itu berusaha untuk memastikan kemenangan.
Kvaratskhelia melewati pertahanan Bayern dan mendekati gawang tetapi gagal melakukan tendangannya, padahal gol dan hasil imbang sudah di depan mata.
Baca Juga: MBG Masuk Kampus Disambut Positif tapi UMNU Kebumen Minta Jangan Ganggu Atmosfer Akademik
Kapten Inggris Kane akhirnya menemukan ruang di dalam kotak penalti untuk melepaskan tembakan keras ke sudut atas gawang di menit-menit akhir waktu tambahan, tetapi upaya comeback yang gemilang gagal terwujud.
Editor : Satria Putra Sejati