JOGJA - PSIM Jogja belum mampu memutus catatan paceklik di putaran kedua kompetisi Super League musim 2025/2026. Tercatat tim besutan Pelatih Jean-Paul van Gastel ini telah gagal meraih kemenangan dalam delapan kali pertandingan secara beruntun.
Tercatat hingga pekan ke-31 kompetisi Super League musim 2025/2026 ini, tim berjuluk Laskar Mataram tersebut telah mencatatkan sembilan kemenangan, 12 kali hasil imbang, dan sepuluh kekalahan. Dari hasil itu PSIM Jogja duduk di posisi ke-11 klasemen sementara dengan perolehan 39 poin.
Meski masih terseok-seok dan kompetisi masih menyisakan tiga pertandingan lagi. Akan tetapi saat ini posisi PSIM Jogja sudah dipastikan aman dari zona degradasi.
Menanggapi situasi tersebut, Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno, mengaku tetap memberikan apresiasi terhadap progres permainan tim. Sebab, menurutnya secara teknis kerangka tim dinilai sudah solid.
"Secara pribadi saya senang dan cukup puas melihat permainan PSIM. Karena kerangka intinya ini kita harus akui, walaupun memang kita draw dan kalah serta belum (menang), tapi permainan itu ada perbaikan," jelasnya, Rabu (6/5).
Meski begitu, wanita yang akrab disapa Liana ini tetap menyatakan akan melakukan evaluasi untuk menyongsong musim depan. Menurutnya ada beberapa lini yang harus diperbaiki di dalam timnya.
"Kami sudah memikirkan juga untuk musim depan lebih mempertajam dan memperkuat," cetusnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo