RADAR JOGJA - Mikel Arteta mengatakan Premier League seharusnya memberikan lebih banyak bantuan kepada tim-tim Inggris yang berkompetisi di Eropa.
Pertandingan liga penting pada Sabtu (2/5) malam melawan Fulham berlangsung di tengah semifinal Liga Champions melawan Atletico Madrid, setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama di Spanyol sebelum pertandingan leg kedua pada Rabu (6/2) mendatang..
Arsenal kalah di kandang melawan Bournemouth di antara dua leg pertandingan perempat final melawan Sporting CP, melanjutkan rekor buruk ketika harus beralih antar kompetisi.
Sejak kembali ke Liga Champions pada musim 2023/24, Arsenal hanya memenangkan satu pertandingan di antara babak gugur, melawan Everton pada bulan Maret di mana membutuhkan gol pada menit ke-89 dan ke-90.
Arsenal gagal memenangkan satu pun pertandingan di antara babak gugur musim lalu dan pada musim 2023/24, satu-satunya pertandingan yang mereka kalahkan di babak-babak akhir adalah melawan Aston Villa ketika menghadapi Bayern Munich di perempat final Liga Champions.
Bulan lalu, Ligue de Football Professionnel (LFP) mengabulkan permintaan Paris Saint Germain untuk memindahkan pertandingan Ligue 1 antara pertandingan perempat final dengan Liverpool sesuai dengan perubahan serupa yang dilakukan untuk klub-klub di negara lain termasuk Spanyol.
Baca Juga: Sampai April, Realisasi PAD Wisata di Gunungkidul Lampaui Separo Target Tahunan
Ditanya apakah Premier League harus menawarkan bantuan serupa kepada tim-tim Inggris, Arteta mengatakan seharusnya iya.
"Kita semua tahu itu. Jika mereka bisa melakukan itu, itu akan sangat bagus," kata Arteta.
Didesak tentang pelajaran apa yang bisa dia ambil dari perubahan jadwal melawan Bournemouth, Arteta menyebutkan tambahan lima jam yang akan dimiliki Arsenal melawan Fulham setelah memulai pertandingan pukul 12.30 siang waktu setempat melawan Bournemouth.
Baca Juga: Setelah Kekecewaan di Wembley, Leeds United Bangkit di Premier League Dalam Upaya Hindari Degradasi
"Waktu pertandingan akan berbeda sejak awal," katanya.
"Dan mudah-mudahan pertandingan dan hasilnya akan sangat berbeda. Terutama saat pertandingan berbalik arah dan betapa efisiennya mereka dengan tindakan-tindakan tertentu," imbuhnya.
"Kami tahu kesulitan lawan, dan jadwalnya, tetapi saya merasakannya di dalam tim. Kami sangat menginginkannya sehingga kami akan kembali segar dan siap untuk bertanding," jelasnya.
Baca Juga: Pegawai SPPG Juga Buruh, Kali Pertama Dilibatkan dalam Peringatan May Day di Kebumen
Arsenal tidak memiliki ruang untuk kesalahan di liga, memimpin Manchester City dengan tiga poin setelah memainkan satu pertandingan lebih banyak.
Kekalahan dari Villa pada April 2024 berarti mereka kehilangan gelar juara dengan selisih satu poin.
"Saya ingin memikirkan semua perubahan haluan yang sangat sulit yang kami alami hingga akhirnya menang," katanya.
Baca Juga: Ada Pelepasan Lampion di Borobudur, Tiap Jelang Waisak Hotel di Magelang Selalu Kekurangan Kamar
"Tetapi kita dapat belajar dari hal-hal positif, dari hal-hal lainnya, kita tahu kita ingin memenangkan setiap pertandingan, yang sangat sulit untuk dilakukan," lanjutnya.
"Kami telah mempersiapkan diri sebaik mungkin sejak peluit akhir berbunyi di Atletico. Kami telah melakukan segala yang kami bisa untuk memberi diri kami kesempatan terbaik untuk pulih, untuk menghadirkan energi yang tepat, untuk mempersiapkan pertandingan dengan cara yang benar. Dan sekarang ini tentang pemilihan pemain dan performa di lapangan," tegasnya.
Arteta mengkonfirmasi bahwa Kai Havertz dan Jurrien Timber tidak akan tersedia melawan Fulham karena cedera, sementara Martin Odegaard diragukan tampil.
Editor : Satria Putra Sejati