Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Petinggi Sepak Bola Iran Akan Bertemu dengan FIFA Terkait Piala Dunia 2026

Satria Putra Sejati • Sabtu, 2 Mei 2026 | 09:52 WIB
Para pemain tim nasional Iran dengan ransel sekolah berwarna unggul dan merah muda untuk memberikan penghormatan kepada anak-anak yang terkena serangan rudal mematikan (Instagram)
Para pemain tim nasional Iran dengan ransel sekolah berwarna unggul dan merah muda untuk memberikan penghormatan kepada anak-anak yang terkena serangan rudal mematikan. (Instagram)

RADAR JOGJA - Para petinggi federasi sepak bola Iran akan segera bertemu dengan FIFA di Zurich untuk membahas pertandingan Piala Dunia di Amerika Serikat pada bulan Juni.

Presiden federasi Sepakbola Iran, Mehdi Taj mengatakan federasi memiliki banyak masalah untuk dibahas dalam perjalanan pulangnya dari Kanada, tempat ia gagal menghadiri kongres tahunan FIFA yang diadakan pada hari Kamis di Vancouver.

Sekretaris Jenderal FIFA, Mattias Grafstrom telah mengundang delegasi Iran ke markas besarnya sebelum batas waktu 20 Mei, dilansir dari seorang sumber yang mengetahui proposal tersebut kepada Associated Press pada hari Jumat. Sumber tersebut berbicara dengan syarat anonim karena sensitivitas masalah yang sedang berlangsung.

Baca Juga: Sampai April, Realisasi PAD Wisata di Gunungkidul Lampaui Separo Target Tahunan

Tanggal target di Zurich tersebut adalah tiga minggu sebelum skuad Iran dijadwalkan tiba di AS, tinggal di pusat pelatihan di Tucson, Arizona untuk mempersiapkan tiga pertandingan grup di Inglewood, California, dan Seattle.

"Posisi kami adalah bahwa kami akan segera mengadakan pertemuan dengan FIFA," kata Taj kepada media Iran.

Iran adalah kekuatan sepak bola Asia, tetapi kemampuan dan kemauannya untuk datang ke Piala Dunia telah dipertanyakan sejak AS dan Israel melancarkan serangan militer. Turnamen ini diselenggarakan bersama oleh Kanada dan Meksiko.

Baca Juga: Setelah Kekecewaan di Wembley, Leeds United Bangkit di Premier League Dalam Upaya Hindari Degradasi

Pada hari Kamis, presiden FIFA Gianni Infantino membuka pidato utamanya kepada para pemimpin sepak bola global dan menegaskan kembali bahwa Iran akan datang dan bermain sesuai jadwal di AS.

Di Gedung Putih kemudian pada hari Kamis, Presiden AS Donald Trump mengkonfirmasi dukungannya untuk tim Iran, menambahkan: "Jika Gianni mengatakannya, saya setuju."

Trump dan Infantino telah bersekutu erat dalam persiapan Piala Dunia yang memiliki tantangan, di luar Iran dengan penggemar dari beberapa negara Afrika, terkait pemberian visa masuk dan masalah keamanan.

Baca Juga: Pegawai SPPG Juga Buruh, Kali Pertama Dilibatkan dalam Peringatan May Day di Kebumen

Taj dan dua pejabat Iran lainnya mengalami masalah pekan ini saat mendarat di Toronto dalam perjalanan ke Vancouver di mana diharapkan hadir di pertemuan tahunan FIFA.

Taj, yang juga merupakan wakil presiden badan sepak bola Asia, merinci masalah dengan otoritas Kanada meskipun dia mengatakan dia tidak dideportasi.

"Di Kanada mereka bertanya kepada kami, 'Apakah Anda anggota Korps Garda Revolusi Islam?' Kami memberi tahu mereka, 'Di Iran, 90 juta dari kami adalah IRGC,'" Taj mengatakan di media Iran.

Baca Juga: Ada Pelepasan Lampion di Borobudur, Tiap Jelang Waisak Hotel di Magelang Selalu Kekurangan Kamar

Setelah ditahan selama dua jam di bandara Toronto, delegasi sepak bola Iran, yang tiba dari Istanbul, diberitahu bahwa mereka dapat melanjutkan perjalanan.

"Ada beberapa diskusi dan dia berkata, 'Terserah Anda,' dan kemudian kami memutuskan sebagai kelompok untuk kembali ke Istanbul," kata Taj.

"Mereka tidak secara resmi mendeportasi kami, tidak ada yang diberi label sebagai deportasi dalam berkas kami, tetapi dalam praktiknya seperti itu," jelasnya.

Baca Juga: Akhir Mei, BUBK Kebumen Bakal Panen Raya 75 Ton Udang Vaname Kualitas Ekspor

Taj memiliki visa yang sah untuk memasuki Kanada setelah visanya ditolak oleh AS untuk menghadiri drawing Piala Dunia di Washington, D.C., pada 5 Desember. Pada acara itu, Infantino memberikan Trump Hadiah Perdamaian FIFA pertama.

Iran akan menjalani pertandingan grup Piala Dunia melawan Selandia Baru, Belgia, dan Mesir dari tanggal 16-27 Juni. Dua pertandingan pertama akan berlangsung di stadion NFL milik Los Angeles Rams dan yang ketiga di stadion Seattle Seahawks.

Jika Iran lolos sebagai runner-up di grupnya, tim tersebut dapat menghadapi Amerika Serikat di babak 32 besar di stadion Dallas Cowboys pada tanggal 4 Juli.

Baca Juga: Potret Pendidikan Masa Lalu di Sekolah Rakyat Gunungkidul, dari Papan Sabak hingga Tradisi Sunat Selepas Kelas Enam

Liga sepak bola Iran ditutup setelah perang dimulai dan tidak akan dilanjutkan sebelum Piala Dunia. Tim tersebut memainkan dua pertandingan pemanasan pada bulan Maret di kamp pelatihan di Antalya, Turki, tempat mereka dapat kembali bulan ini untuk mempersiapkan diri menghadapi Piala Dunia yang akan dibuka pada tanggal 12 Juni.

Editor : Satria Putra Sejati
#federasi sepak bola iran #Mehdi Taj #FIFA #iran #piala dunia 2026