RADAR JOGJA - Crystal Palace selangkah lebih dekat ke babak final Conference League setelah Ismaila Sarr mencetak gol tercepat dalam sejarah kompetisi untuk memastikan kemenangan 3-1 di leg pertama semifinal atas Shakhtar Donetsk pada Jumat (1/5) dini hari.
Pemain internasional Senegal itu mencetak gol 21 detik setelah pertandingan dimulai di Krakow, tempat tuan rumah memainkan pertandingan kandang Eropa karena perang yang sedang berlangsung di Ukraina.
Oleh Ocheretko menyamakan kedudukan dua menit memasuki babak kedua sebelum gelandang Jepang Daichi Kamada menjadi pahlawan tak terduga bagi The Eagles, merestorasi keunggulan menjadi 2-1.
Baca Juga: Penalti Chris Wood Bawa Nottingham Forest Ungguli Aston Villa di Leg Pertama Semifinal Europa League
Dia kemudian menjadi pemberi assist untuk Jorgen Strand Larsen, yang menambah keunggulan di akhir pertandingan dan membawa Palace semakin dekat ke final di Leipzig dengan enam menit tersisa.
"Secara keseluruhan kami sangat senang dengan performa ini tetapi ini baru langkah pertama," kata pelatih Crystal Palace, Oliver Glasner.
"Kami akan menganalisis pertandingan ini, karena saya yakin kami harus tampil lebih baik lagi di kandang untuk mencapai final di Leipzig," imbuhnya.
Baca Juga: Tekan Human Error, SPP Yogyakarta Sediakan 48 Robot yang Bisa Pilah 3000 Paket dalam Satu Jam
Ditanya tentang respons timnya terhadap gol penyeimbang , Glasner mengatakan Shakhtar Donetsk bukanlah sebuah tim yang bisa dipandang remeh.
"Mereka adalah kelompok orang yang luar biasa, para pria, para karakter, dan mereka memiliki semangat yang sangat besar," jelasnya.
Pemenang pertandingan ini akan menghadapi Rayo Vallecano atau Strasbourg di final di Leipzig pada 28 Mei.
Baca Juga: Satpol PP Bantul Kembali Temukan 49.060 Batang Rokok tanpa Cukai di Trimurti, Srandakan
Crystal Palace mengadakan pesta nonton bareng di Selhurst Park, di mana menyediakan sekitar 1000 kursi di tribun Holmesdale Road untuk mereka yang tidak melakukan perjalanan ke Polandia.
Pekan depan, stadion London selatan yang hampir berusia 102 tahun itu akan dipenuhi oleh para pendukung, semuanya dengan penuh semangat menantikan prospek yang kini semakin mungkin untuk menyaksikan klub melaju ke final Eropa pertama dalam kampanye kontinental pertama mereka yang sesungguhnya.
"Ini keunggulan yang bagus di babak pertama, tetapi tidak lebih," tambah Glasner.
Baca Juga: Ahmad Luthfi Terima Utusan KSAD, Bahas Rencana Pengolahan Sampah Jadi Bahan Bakar di Semarang
"Tidak kurang, tetapi tidak lebih," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati