SLEMAN - Persaingan di Grup Timur belum selesai. Tiga tim yang berada di papan atas, masih bersaing hingga akhir kompetisi, untuk mendapatkan tiket promosi ke Super League musim depan.
Saat ini perolehan poin di Grup Timur sendiri masih sangat ketat. PSS Sleman berada di puncak klasemen dengan perolehan 53 poin. Lalu Persipura Jayapura yang duduk di posisi kedua mengantongi poin yang sama. Disusul Barito Putera FC di peringkat ketiga dengan 50 poin.
Situasi tersebut membuat pertandingan terakhir di kompetisi Championship musim 2025/2026 bakal menjadi laga hidup mati dari ketiga tim itu.
PSS Sleman sendiri masih memerlukan tiga angka untuk memastikan diri menjadi salah satu kontestan di Super League musim depan.
Apabila Laskar Sembada berhasil meraih poin penuh di pekan ke-27 nanti, praktis Laskar Sembada -julukan PSS otomatis promosi ke Super League.
Laskar Sembada unggul head to head jika di akhir kompetisi memiliki nilai sama dari Persipura.
Persaingan sengit Grup Timur mendapat tanggapan dari bek kanan PSS Sleman Mohammad Saiful Djoge.
Ia mengatakan jika perebutan poin di Grup Timur saat ini tidak menjadikan beban yang menghimpit mental pemain. Saat ini, para pemain sedang dalam kepercayaan diri yang tinggi untuk tetap berada di jalur juara.
"Kami sudah percaya PSS tetap nomor satu. Kami tidak ada beban. Kami enjoy saja di setiap pertandingan, karena ini soal kebanggaan semua orang menonton yang kami," cetusnya, Selasa (28/4).
Selain itu, Saiful sendiri juga memastikan jika di laga terakhir melawan PSIS Semarang nanti, PSS Sleman bisa meraih poin penuh. Sebab hadirnya suporter di laga itu nanti pasti menjadi tambahan motivasi para pemain untuk bisa memenangkan pertandingan.
"Peluang kami untuk promosi masih sangat. Semoga kami menang di laga terakhir ini," tegasnya. (ayu).
Editor : Bahana.