Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Torino Bangkit untuk Meraih Hasil Imbang dan Menunda Perayaan Gelar Scudetto Inter

Satria Putra Sejati • Senin, 27 April 2026 | 09:39 WIB
Raut kekecewaan para pemain Inter Milan setelah kehilangan keunggulan dua gol untuk bermain imbang melawan Torino.
Raut kekecewaan para pemain Inter Milan setelah kehilangan keunggulan dua gol untuk bermain imbang melawan Torino.

RADAR JOGJA - Inter Milan harus menunda upaya meraih gelar scudetto atau juara Serie A setelah Torino melakukan perlawanan sengit di menit-menit akhir dan bermain imbang 2-2 di Olimpico.

Tim asuhan Cristian Chivu tampaknya akan memperlebar keunggulan di puncak klasemen menjadi 12 poin setelah sundulan Marcus Thuram di babak pertama dan kemudian sundulan Yann Bisseck yang mencetak gol kedua setelah satu jam pertandingan berjalan.

Namun, Torino bangkit setelah serangan balik Giovanni Simeone memperkecil selisih skor dengan 20 menit tersisa dan Nikola Vlasic mencetak gol penalti di menit-menit akhir, yang diberikan setelah tinjauan VAR atas handball kontroversial yang dilakukan bek Inter, Carlos Augusto.

Baca Juga: Nikmati Jeda 8 hari, Pep Guardiola Bebaskan Skuad Manchester City, Namun Harus Kembali Tepat Waktu

Inter kini unggul 10 poin dari Napoli, dengan hanya empat pertandingan Serie A tersisa, dan dapat mengamankan Scudetto saat  bermain melawan Parma di kandang pada 4 Mei.

Nerazzurri unggul di menit ke-23 ketika Thuram menyundul bola di tiang jauh dari umpan silang Federico Dimarco.

Tendangan voli rendah dari Dimarco meleset tipis sesaat sebelum jeda dan Inter kembali mendapatkan momentum setelah babak kedua dimulai.

Baca Juga: Bawa Chelsea ke Final FA Cup, Pelatih Sementara Chelsea, Calum McFarlane Merasa Lega

Kiper Torino, Alberto Paleari melakukan penyelamatan reaksi yang bagus dari jarak dekat untuk menggagalkan peluang Dimarco. Kemudian, tepat ketika Matteo Darmian tampak akan mencetak gol dari bola rebound, bek Torino, Enzo Ebosse, melakukan tekel penyelamatan.

Inter akhirnya membuahkan hasil dengan gol kedua tepat setelah satu jam pertandingan.

Dimarco kembali menjadi pemberi assist saat ia mengirimkan umpan silang dari sepak pojok yang disambut Bisseck dengan sundulan yang membentur tiang jauh.

Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI SENIN, 27 APRIL 2026

Meskipun Inter tampaknya mengendalikan permainan sepenuhnya, Torino melakukan perlawanan di menit-menit akhir.

Simeone mengoper bola ke tengah untuk Emirhan Ilkhan, yang kemudian mengoper kembali bola kepada penyerang Argentina itu dan ia melanjutkan larinya ke dalam kotak penalti untuk mengirimkan tendangan melambung melewati kiper Inter, Yann Sommer.

Terangkat oleh gol tersebut, Torino kembali mengancam ketika Sommer menepis tendangan keras dari sudut sempit yang dilepaskan oleh pemain pengganti Alieu Njie.

Baca Juga: Harga Pakcoy dan Sawi di Pasar Agro Sewukan Anjlok, Hanya Dihargai Rp 500 per Kg

Torino mendapatkan penalti dengan 12 menit tersisa setelah tinjauan VAR atas handball yang dilakukan oleh bek Inter, Augusto, dari sundulan Duvan Zapata dari jarak dekat.

Vlasic tidak melakukan kesalahan dari titik penalti, melepaskan tembakan melewati Sommer ke sudut kiri atas gawang.

Inter memiliki peluang terakhir untuk mencetak gol kemenangan di waktu tambahan, tetapi Piotr Zielinski melepaskan tembakan yang sedikit melenceng.

Baca Juga: Kebumen Penyumbang Jemaah Haji Terbanyak di Jawa Tengah, Rata-Rata Sehari Ada 15 Pendaftar

Editor : Satria Putra Sejati
#inter milan #torino #serie a #scudetto