RADAR JOGJA – Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink tidak mau risau tim tidak akan diperkuat oleh top skor Alex Martins yang absen saat menantang Madura United pada pekan ke-29 BRI Super League 2025/26, Sabtu (25/4) sore.
Alex absen karena sanksi kartu merah yang dia dapatkan dalam pertandingan melawan Persib Bandung yang berakhir dengan hasil imbang 2-2.
“Tentu saya lebih suka jika pencetak gol terbanyak kami bisa bermain di pertandingan seperti ini. Namun, absennya Alex juga membuka pintu bagi pemain lain. Kami harus sedikit menyesuaikan gaya bermain, tapi saya rasa kami bisa mengatasinya,” kata pelatih asal Belanda tersebut.
Baca Juga: Hasilkan Sapi Premium, Peternakan Sapi di Purworejo ini Bisa Jadi Percontohan
Dewa United memasuki pertandingan ini dengan modal positif tanpa kekalahan dalam empat laga terakhir (2 menang, 2 imbang).
Riekerink menilai tim besutannya memiliki modal kepercayaan diri yang tinggi dan masih dalam tren yang stabil.
Tercatat, Banten Warriors mampu membuktikan kemampuannya melawan tim-tim dari papan atas klasemen seperti Borneo FC, Persib hingga Persija Jakarta.
“Kami baru saja menang melawan Borneo FC. Sebelumnya, permainan melawan Persija sangat bagus meski berakhir imbang, begitu juga saat melawan Persib Bandung. Melawan Malut United pun kami menang. Jadi sejauh ini tidak ada masalah bagi kami,” imbuhnya.
Dengan lima pertandingan tersisa di musim ini, Riekerink menyoroti tantangan yang berbeda di akhir musim ini.
Menurutnya, melawan tim-tim papan bawah justru lebih berbahaya karena motivasi yang berlipat untuk hindari degradasi.
“Sekarang kita masuk ke fase kompetisi di mana kita menghadapi tim yang sangat butuh poin. Kami harus beradaptasi dengan itu sambil tetap memainkan permainan kami sendiri,” tegasnya.
Dewa United kini berada di peringkat ke delapan klasemen dengan 41 poin, sementara itu Madura United di posisi ke-16 klasemen.
Dilain sisi, pelatih Sape Kerrab, Rakhmad Basuki menegaskan tim besutannya bertekad untuk menindaklanjuti tren kemenangan dalam dua laga terakhir.
Baca Juga: Jejak Perpecahan Kesultanan Mataram, Akibat Campur Tangan Kolonial
Madura United berhasil meraih kemenangan atas Persik Kediri dan Persebaya dengan skor identik 1-2.
“Secara keseluruhan persiapannya juga berjalan dengan bagus, berjalan dengan lancar, nudah-mudahan kami bisa menjaga tren positif hingga bisa mendapatkan tiga poin,” kata Rakhmad.
Madura United memang berada dalam kondisi yang kurang baik di papan klasemen saat ini. Berada di posisi ke-16 klasemen atau batas atas zona degradasi, mereka harus bangkit.
Baca Juga: Mengenal Catur Sagotra, Ikatan Persaudaraan Dinasti Mataram Islam
Kemenangan atas Dewa United akan membawa Sape Kerrab keluar dari zona degradasi menggurus posisi Persis Solo.
Editor : Satria Putra Sejati