RADAR JOGJA - Pelatih Real Madrid Alvaro Arbeloa mengatakan Kylian Mbappé merasakan ketidaknyamanan sebelum meminta diganti selama pertandingan imbang 1-1 melawan Real Betis pada Sabtu (25/4) dini hari.
Laga tersebut berakhir dengan hasil imbang, hasil yang merupakan pukulan besar bagi harapan Los Blancos untuk tetap berada dalam persaingan perebutan gelar La Liga.
Vinicius Junior membawa Real Madrid unggul pada menit ke-17 di La Cartuja, tetapi gol penyeimbang pada menit ke-94 dari Hector Bellerin membuat pertandingan berakhir imbang, membuat Madrid tertinggal delapan poin dari pemimpin klasemen Barcelona, yang akan mengunjungi Getafe.
Baca Juga: Roberto De Zerbi: Satu Kemenangan Saja Akan Mengubah Musim Suram Tottenham Hotspur
Mbappe meminta untuk ditarik keluar menjelang akhir babak kedua dan dikeluarkan pada menit ke-81, langsung menuju ruang ganti dan digantikan oleh Gonzalo Garcia.
"Saya tidak tahu apa yang salah dengan Mbappe," kata Arbeloa dalam konferensi pers pasca pertandingan.
"Dia merasakan sedikit ketidaknyamanan. Kita akan lihat bagaimana perkembangannya dalam beberapa hari ke depan," imbuhnya.
Baca Juga: Mengenal Catur Sagotra, Ikatan Persaudaraan Dinasti Mataram Islam
Dilansir dari ESPN dari seorang sumber terpercaya dikabarkan bahwa indikasi awal menunjukkan Mbappe mengalami cedera otot hamstring kiri.
Real Madrid selanjutnya akan mengunjungi Espanyol pada awal Mei, sebelum pertandingan El Clasico melawan Barcelona seminggu kemudian.
Mbappe telah mencetak 24 gol dalam 28 penampilan liga musim ini. Dia juga akan menjadi pemain kunci bagi Prancis di Piala Dunia musim panas ini. Prancis, finalis di dua Piala Dunia terakhir, akan memulai turnamen pada 17 Juni melawan Senegal.
Sementara itu, Real Madrid kini hanya memenangkan satu dari enam pertandingan terakhir di semua kompetisi.
"Ketika pertandingan sangat ketat, hal-hal seperti ini bisa terjadi. Dan kami tidak beruntung," kata Arbeloa.
Arbeloa mengatakan Madrid seharusnya mendapatkan tendangan penalti, setelah tembakan Brahim Diaz diblokir oleh tangan bek Ricardo Rodriguez dari jarak dekat.
"Itu jelas pelanggaran, dengan lengan terentang," jelas Arbeloa.
"Tidak banyak hal lain yang bisa dilihat, sangat jelas. ... Keputusan-keputusan itu sangat memengaruhi jalannya pertandingan," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati