RADAR JOGJA - Hansi Flick mengatakan para pemain Barcelona perlu memberikan lebih dari 100% untuk meraih gelar La Liga setelah kehilangan Lamine Yamal untuk sisa musim ini.
Blaugrana, yang sudah tanpa Raphinha yang cedera hingga Mei, mengkonfirmasi pada hari Kamis bahwa Yamal tidak akan tersedia untuk enam pertandingan liga tersisa setelah mengalami cedera hamstring dalam kemenangan 1-0 melawan Celta.
Tim asuhan Flick memiliki keunggulan delapan poin atas Real Madrid di puncak klasemen, tetapi dengan dua pertandingan tandang berturut-turut melawan Getafe dan Osasuna sebelum El Clasico pada 11 Mei di Spotify Camp Nou, masih ada pekerjaan yang harus dilakukan.
"Kami adalah satu tim dan jika ada satu yang absen, kami harus tetap bersatu dan mengatasinya bersama tim," kata Flick.
"Sekarang semua orang harus memberikan 100% atau lebih untuk tim, ini penting. Kita masih punya enam pertandingan lagi. Tujuan kita selalu untuk menang. Initidak akan mudah. Kita memiliki kualitas untuk melakukan ini, tetapi kita harus memainkan pertandingan yang fantastis," imbuhnya.
Yamal tampaknya mengalami cedera hamstring saat mencetak penalti yang memberi Barcelona kemenangan melawan Celta, meskipun Flick menyatakan bahwa cedera tersebut mungkin terjadi selama pelanggaran yang menyebabkan penalti tersebut.
Pelatih asal Jerman itu mengatakan bahwa itu adalah akibat dari remaja tersebut yang masih belajar tentang tubuhnya, sambil mendukungnya untuk bangkit kembali di Piala Dunia musim panas ini bersama Spanyol.
"Dia merasakan sesuatu setelah pelanggaran itu, tetapi tidak terlalu parah, dia memutuskan untuk menendang penalti dan setelah itu mungkin lebih parah," tambah Flick.
"Dia merasakan sesuatu, tetapi dia belum pernah mengalami cedera otot sebelumnya. Ini tentang belajar. Ini adalah pengalaman dan inilah yang harus dia pelajari, untuk merasakan sinyal yang diberikan tubuh kepadanya," lanjutnya.
Baca Juga: Kritikan kepada Kader TP PKK Kabupaten Magelang, Semangat tapi Tak Tertib Administrasi
"Ini tidak mudah bagi kami atau dia. Yang saya rasakan adalah dia benar-benar fokus. Dia siap untuk kami, tetapi untuk Piala Dunia dia akan ada di sana. Dia akan kembali lebih kuat," jelasnya.
Perjalanan ke Getafe pekan ini berpotensi menjadi jebakan bagi Barcelona dalam upaya mempertahankan gelar.
Blaugrana belum pernah menang di sana sejak 2019 dan tim Jose Bordalas telah memenangkan tujuh dari 10 pertandingan terakhir, naik ke posisi keenam di klasemen.
Baca Juga: Progresif Dalam Penanganan Stunting, Ahmad Luthfi Raih National Governance Award 2026
"Getafe tangguh," kata Flick.
"Mereka bertahan dengan sangat baik. Jika Anda melihat 10 pertandingan terakhir, mereka berada di posisi kedua di klasemen," imbuhnya.
"Mereka memiliki filosofi mereka sendiri dan performanya sangat bagus," tegasnya.
Selain Yamal, Barcelona juga akan tanpa Raphinha, Marc Bernal dan Andreas Christensen yang cedera melawan Getafe, sementara Eric Garcia absen karena skorsing.
Flick berharap Raphinha dan Bernal dapat kembali berlatih pekan depan menjelang pertandingan melawan Osasuna, memberi mereka waktu untuk kembali menghadapi Real Madrid di El Clasico.
"Keduanya belum berlatih bersama tim," kata Flick tentang Raphinha dan Bernal.
Baca Juga: Potensi Wisata Alam di Bruno, Purworejo Menjanjikan tapi Perlu Perbaikan Infrastruktur
"Mereka tidak akan bisa bergabung dengan kami besok. Tetapi minggu depan, jika dilihat dari hari ke hari, minggu depan jauh lebih baik," pungkasnya.
Editor : Satria Putra Sejati