RADAR JOGJA - Mantan bos Liverpool, Jurgen Klopp mengatakan fasilitas latihan baru New York Red Bulls sangat bagus sehingga hampir membuatnya ingin kembali melatih.
Pria Jerman itu, yang merupakan kepala departemen sepak bola global Red Bulls, menyampaikan komentar tersebut pada pembukaan fasilitas tim MLS tersebut.
Klopp mengundurkan diri dari perannya sebagai manajer Liverpool pada musim panas 2024 dan belum melatih sejak saat itu.
Ia baru-baru ini dikaitkan dengan kemungkinan mengambil alih Real Madrid musim panas ini, tetapi menepis laporan tersebut sebagai omong kosong bulan lalu.
"Pagi ini adalah momen ketika saya masuk dan berpikir 'oh, itu sesuatu yang bisa saya rindukan,' karena sejauh ini saya tidak merindukan apa pun sejak saya mengundurkan diri sebagai manajer," kata Klopp.
"Tetapi masuk ke gedung seperti itu pada hari dengan cuaca bagus... syukurlah cuacanya tidak bagus, kalau tidak mungkin saya akan kembali (melatih). Sangat keren," jelasnya.
New York Red Bulls adalah salah satu dari beberapa klub yang dimiliki oleh merek minuman energi yang Klopp bantu awasi sejak diangkat ke posisinya pada Januari 2025.
Klopp sebelumnya mengunjungi fasilitas yang saat itu masih dalam pembangunan di Morris Township, New Jersey, pada bulan September, dan menyebutnya benar-benar level selanjutnya.
Dan dia mengungkapkan bahwa dia memberikan beberapa saran sebelum pembukaannya.
"Ini momen yang baik untuk sepak bola, untuk Red Bull New York," kata Klopp.
"Saya tidak ada hubungannya dengan rencana dan hal-hal seperti ini. Saya berjalan-jalan beberapa bulan yang lalu dan membuat beberapa perubahan kecil karena ini bukan pertama kalinya saya terlibat dalam sesuatu seperti itu. Ini indah dan terasa seperti awal yang tepat," lanjutnya.
Klopp didampingi pada pemotongan pita oleh mantan bintang Red Bull, termasuk Thierry Henry serta komisaris MLS Don Garber.
Kompleks baru seluas 80 hektar ini mencakup delapan lapangan sepak bola luar ruangan berukuran penuh dan akan melayani tim utama, tim kedua, dan akademi.
Musim panas ini, kompleks ini juga akan menjadi markas tim nasional Brasil selama upaya mereka untuk memenangkan gelar Piala Dunia pria keenam yang memperpanjang rekor.
"Saya tidak perlu meyakinkan Brasil, mereka melihatnya dan ingin berada di sini," kata Klopp.
"Kami harus memastikan bahwa mereka tidak menggunakan seluruh bangunan karena kami sendiri memiliki tim sepak bola. Itulah situasinya," imbuhnya.
"Saya tidak perlu meyakinkan siapa pun dan pelatih kepala Brasil Carlo Ancelotti jelas tidak. Dia tahu apa yang baik ketika dia melihatnya dan dia telah melihatnya," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati