Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

Laga Batal Digelar di Stadion Sultan Agung Bantul, Brajamusti Siapkan Titik Nobar untuk Jamu The Jakmania, Ini Lokasinya...

Rizky Wahyu Arya Hutama • Minggu, 19 April 2026 | 23:58 WIB
Sesi konferensi pers soal batalnya pertandingan PSIM Jogja melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
Sesi konferensi pers soal batalnya pertandingan PSIM Jogja melawan Persija Jakarta di Stadion Sultan Agung, Bantul. (Fahmi Fahriza/Radar Jogja)
 
JOGJA - Laga antara PSIM Jogja menjamu Persija Jakarta yang semula akan digelar di Stadion Sultan Agung (SSA) Bantul Rabu (22/4) dipastikan gagal terlaksana. Pertandingan tersebut secara resmi akan berpindah ke Stadion I Wayan Dipta, Bali. 
 
Keputusan mendadak pemindahan venue ke luar pulau Jawa itu tentu saja memicu kekecewaan mendalam bagi para suporter PSIM Jogja. Mengingat ribuan suporter Persija Jakarta, yakni The Jakmania, sudah terlanjur banyak yang memadati Kota Pelajar.
 
Baca Juga: Laga PSIM Jogja Kontra Persija Jakarta Dipindah, Rombongan Suporter PSIM Datangi Wisma, Brajamusti Serukan Kondusivitas
 
Presiden Brajamusti Muslich Burhanuddin mengaku sangat terpukul dengan situasi ini. Sebab, baginya laga ini bukan sekadar urusan poin di papan klasemen, melainkan momentum membalas sambutan hangat yang diterima Laskar Mataram saat bertandang ke Stadion Utama Gelora Bung Karno (GBK) pada putaran pertama lalu.
 
"Saat itu hampir enam ribu anggota kami bisa menyaksikan pertandingan di GBK. Tapi saat kami jadi tuan rumah, kami tidak bisa menyambut dan menjamu teman-teman Jakarta, sebagaimana mereka menjamu kami. Saya mohon maaf kepada The Jakmania," ujarnya Minggu (19/4) malam.
 
Meski laga batal digelar di SSA, tapi pria yang akrab disapa Thole ini menegaskan jika tidak akan membiarkan saudara mereka dari Jakarta terlantar. Mengingat, hingga saat ini, banyak anggota The Jakmania yang sudah berada di Jogja, bahkan telah memesan hotel jauh-jauh hari.
 
Baca Juga: Virgil Van Dijk Menjadi Pahlawan Kemenangan Liverpool Melawan Everton Dalam Derbi Merseyside Premier league
 
Oleh karena itu, sebagai solusi, DPP Brajamusti langsung bergerak cepat berkoordinasi dengan stakeholder terkait untuk menyiapkan titik-titik nonton bareng (nobar). Beberapa lokasi strategis mulai disasar seperti Jogja National Museum (JNM), Embung Giwangan, hingga Stadion Mandala Krida. "Kami tidak diam. Kami sudah koordinasi dengan wali kota dan Polresta Jogja agar bisa difasilitasi. Intinya, teman-teman Jakarta ke sini bukan soal pertandingan saja, tapi silaturahmi. Sudah 20 tahun kami tidak satu tribun," katanya. 
 
Tak hanya itu, demi menghormati para The Jakmania, Thole juga telah menginstruksikan kepada seluruh laskar di bawah naungan Brajamusti untuk tetap membuka pintu bagi para suporter Persija Jakarta. "Kami jamu, kami anggap mereka keluarga. Jogja adalah rumah kedua bagi The Jakmania," ucapnya. 
 
Sementara itu, Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno mengatakan, bermain di luar Jogja memang bukanlah keputusan yang ideal bagi tim. Sebab, sebagai tuan rumah, pihak manajemen pun juga ingin bermain di hadapan suporter sendiri.
 
Baca Juga: Penjaringan Struktural Tingkat Kecamatan Berlangsung Terbuka, 103 Orang Berebut Jadi Ketua PAC PDI Perjuangan Kebumen
 
"PSIM menghormati keputusan pihak kepolisian dan seluruh otoritas terkait, keamanan, ketertiban, dan kenyamanan pertandingan adalah prioritas utama," tutur wanita yang akrab disapa Liana ini.
 
Tak hanya itu, lanjut Liana, sebenarnya pihak manajemen juga memahami rasa kecewa para suporter PSIM Jogja. Tapi penggunaan stadion di Bali adalah solusi teknis agar pertandingan tetap dapat terlaksana sesuai jadwal. "Saat ini yang dibutuhkan pemain adalah dukungan positif, bukan perpecahan. Kami percaya suporter PSIM dikenal sebagai suporter yang loyal, cerdas, dan mencintai klub dengan hati besar," tandasnya. (ayu)
Editor : Sevtia Eka Novarita
#the jakmania #Suporter #Brajamusti #persija jakarta #PSIM Jogja