RADAR JOGJA - Masih berjuang untuk finis di empat besar Serie A, Juventus akan menjamu Bologna yang berada di tengah klasemen di Turin pada Senin (20/4) dini hari.
Sementara Bianconeri berupaya keras untuk mendapatkan tempat di kompetisi Eropa kelas atas, Rossoblu tersingkir dari Europa League pada pertengahan pekan.
Juventus menang tipis dalam pertarungan antara dua kandidat Liga Champions akhir pekan lalu, ketika mengalahkan Atalanta dengan skor 1-0 di Bergamo.
Itu adalah kemenangan yang agak beruntung atas La Dea, yang mendominasi sepanjang pertandingan, tetapi Bianconeri tentu saja memanfaatkan sepenuhnya kekalahan Como dari Inter Milan.
Dengan enam pertandingan tersisa, raksasa Turin itu naik ke posisi keempat dan bahkan bisa finis setinggi posisi kedua jika Napoli dan AC Milan tersandung.
Tak terkalahkan dalam enam pertandingan Serie A terakhir, Juventus telah berubah sejak Luciano Spalletti mengambil alih pada bulan November, mengubah tim barunya menjadi mesin pressing.
Juventus rata-rata meraih 1,96 poin per pertandingan di bawah kepemimpinannya dan hanya Inter yang meraih poin lebih banyak selama periode tersebut.
Dengan kedua rival empat besar bermain akhir pekan ini, Bianconeri dapat merespons hasil pertandingan lain dengan kemenangan atas Bologna.
Melihat catatan sejarah, preseden menunjukkan bahwa Bianconeri mungkin bisa dimana tak terkalahkan dalam 13 pertandingan kandang Serie A melawan Bologna, Juve terakhir kali kalah dalam pertandingan liga melawan Rossoblu lebih dari 15 tahun yang lalu.
Baca Juga: Disperinkop UKM Kulon Progo Kejar Target Sertifikasi Halal Untuk UMKM
Sementara tuan rumah sangat fokus untuk mengamankan kualifikasi Liga Champions, Bologna tidak memiliki banyak hal yang tersisa untuk diperjuangkan setelah kekalahan telak di Europa League melawan Aston Villa.
Membutuhkan keajaiban kecil jika ingin melaju ke babak selanjutnya, tim asuhan Vincenzo Italiano malah mengalami kekalahan telak 4-0 di Villa Park setelah kalah 3-1 di leg pertama, dan perjalanan di benua Eropa tiba-tiba terhenti di perempat final.
Setelah tersingkir dari Coppa Italia tahun lalu, juara Coppa Italia ini juga tertinggal jauh di belakang enam besar Serie A, bahkan setelah mengalahkan Lecce 2-0 akhir pekan lalu.
Meskipun menderita kekalahan lain di Birmingham, Bologna jauh lebih sukses dalam pertandingan tandang di semenanjung Italia.
Setelah memenangkan empat pertandingan tandang Serie A berturut-turut, Rossoblu kini bisa memenangkan lima pertandingan berturut-turut untuk pertama kalinya sejak 1964, ketika akhirnya meraih Scudetto.
Namun, Italiano hanya mencatatkan satu kemenangan dalam kariernya dari 11 pertemuan liga dengan Juventus, sementara klubnya saat ini belum pernah mengalahkan Bianconeri dalam 27 pertandingan liga utama sejak Februari 2011.
Head to head:
15/12/2025 Bologna 0-1 Juventus
05/05/2025 Bologna 1-1 Juventus
08/12/2024 Juventus 2-2 Bologna
21/05/2024 Bologna 3-3 Juventus
27/08/2023 Juventus 1-1 Bologna
Baca Juga: Proyek Sekolah Rakyat di Lendah Sudah Berjalan, Dokumen Pendukung Justru Masih Berproses
Prediksi susunan pemain:
Juventus (4-2-3-1):
Di Gregorio (GK); Kalulu, Bremer, Kelly, Cambiaso; Thuram, Locatelli; Conceicao, McKennie, Yildiz; Boga
Bologna (4-3-3):
Ravaglia (GK); Zortea, Lucumi, Heggem, Miranda; Moro, Freuler, Pobega; Orsolini, Castro, Rowe
Baca Juga: Barito Tersandung, Persipura Raih Poin Penuh, Huistra: Lawan Persiku Harus 3 Poin
Prediksi:
Kami katakan: Juventus 2-0 Bologna
Meskipun Juventus sedang dalam performa bagus, Bologna tampak seperti tim yang hancur saat peluit akhir dibunyikan pada tengah pekan, sehingga mereka akan kelelahan secara mental dan fisik.
Di kandang sendiri, Bianconeri seharusnya dapat dengan mudah menyelesaikan tugas, memastikan mempertahankan posisi empat besar dengan hanya lima pertandingan tersisa.
Editor : Satria Putra Sejati