RADAR JOGJA - Dana Investasi Publik Arab Saudi (PIF) telah menjual 70% saham di klub Saudi Pro League, Al Hilal kepada Kingdom Holding Company, perusahaan yang dikelola oleh pengusaha miliarder dan anggota keluarga kerajaan Saudi, Pangeran Alwaleed Bin Talal, demikian diumumkan PIF.
Kesepakatan tersebut menilai Al Hilal, yang telah memenangkan rekor 21 gelar liga Saudi, sebesar 1,4 miliar riyal Saudi (6,3 triliun rupiah).
Bin Talal sebelumnya menanggung seluruh nilai transfer Karim Benzema dari Al Ittihad pada bulan Januari.
Baca Juga: Penyelesaian Akhir Yang Buruk, Indonesia Dipaksa Takluk dari Malaysia di ASEAN U17 Boys Championship
"Al Hilal adalah simbol nasional dan sumber kebanggaan bagi rakyat Saudi," kata Bin Talal.
"Akuisisi ini mengungkapkan keyakinan mendalam kami pada kekuatan olahraga sebagai kekuatan pemersatu dan katalisator untuk pembangunan nasional," imbuhnya.
"Dengan menerapkan standar investasi global kami dan membina kemitraan strategis, kami akan membuka potensi penuh Al Hilal sambil melestarikan sejarah dan identitasnya," jelasnya.
Baca Juga: Jawa Pos - Radar Jogja, edisi Jumat 17 April 2026
PIF, yang mengambil saham mayoritas di klub Premier League Inggris Newcastle United pada tahun 2021, membeli saham pengendali di empat klub terkemuka Saudi (Al Hilal, Al Ittihad, Al Nassr, dan Al Ahli) pada tahun 2023.
"PIF telah menetapkan tujuan ambisius untuk klub-klub tersebut, memungkinkan mereka untuk sukses secara komersial dan profesional serta mencapai keberlanjutan keuangan jangka panjang," kata Yazeed A. Al-Humied, wakil gubernur dan kepala investasi MENA di PIF, dalam sebuah pernyataan.
"Pengumuman hari ini selaras dengan strategi PIF untuk memaksimalkan pengembalian dan mengalokasikan kembali modal dalam perekonomian domestik," tegasnya.
Baca Juga: Sebulan Pascarelokasi PKL Jalan Baron ke Pasar Besole, Hanya Satu Pedagang yang Bertahan
Pengumuman ini muncul di tengah laporan bahwa PIF mungkin akan segera menarik pendanaannya untuk LIV Golf.
CEO LIV Golf Scott O'Neil mengatakan kepada staf di Sebuah email menyatakan bahwa musimnya akan berlanjut sesuai rencana, tanpa gangguan, dan dengan kecepatan penuh.
Email tersebut, tidak secara langsung membahas laporan bahwa PIF mungkin akan berhenti berinvestasi di liga yang memisahkan diri tersebut setelah menghabiskan lebih dari $5 miliar sejak didirikan pada tahun 2022, atau apakah liga tersebut akan melanjutkan kompetisi setelah musim ini.
Baca Juga: Retret Ketua DPRD di Akmil Magelang, Pastikan Pemimpin Daerah Harus Paham Geopolitik Global
Editor : Satria Putra Sejati