RADAR JOGJA - Javier Mascherano telah mengundurkan diri sebagai pelatih kepala Inter Miami, hanya empat bulan setelah membawa klub tersebut meraih gelar Piala MLS pertama.
The Herons mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa pelatih asal Argentina itu telah mengundurkan diri karena alasan pribadi.
Mascherano secara resmi mengkomunikasikan keputusannya kepada klub setelah hasil imbang 2-2 di kandang melawan New York Red Bulls.
Klub mengatakan bahwa Guillermo Hoyos akan mengambil alih sebagai pelatih kepala tim utama untuk pertandingan mendatang, beralih dari perannya saat ini sebagai direktur olahraga.
"Saya ingin memberi tahu semua orang bahwa, karena alasan pribadi, saya telah memutuskan untuk mengakhiri masa jabatan saya sebagai pelatih kepala Inter Miami," kata Mascherano dalam sebuah pernyataan.
"Pertama dan terutama, saya ingin berterima kasih kepada Klub atas kepercayaan yang mereka berikan kepada saya, setiap karyawan yang merupakan bagian dari organisasi atas upaya kolektif, tetapi terutama para pemain, yang memungkinkan kami untuk mengalami momen-momen yang tak terlupakan," imbuhnya.
Mascherano, mantan rekan setim bintang Miami Lionel Messi di timnas Argentina dan Barcelona, menghabiskan hampir satu setengah tahun memimpin setelah menggantikan Gerardo Tata Martino pada November 2024.
Mantan pelatih timnas Argentina U20 ini membawa Inter Miami ke semifinal Piala Champions Concacaf dan final Piala Liga, dan ia mencetak sejarah ketika mengangkat Piala MLS pada tahun pertamanya bersama klub tersebut pada tahun 2025.
The Herons berada di posisi ketiga di Konferensi Timur setelah tujuh pertandingan musim 2026 tetapi tersingkir dari Piala Champions Concacaf setelah kalah dari Nashville SC.
Baca Juga: 'Destinasiku Destinasimu': Cara Unik Pelaku Wisata Magelang Saling Berbagi Wisatawan
Kepindahan ini terjadi bahkan kurang dari dua minggu setelah Inter Miami membuka stadion barunya di dekat Bandara Internasional Miami. Klub tersebut telah bermain imbang dalam dua pertandingan pertamanya di fasilitas baru tersebut.
"Javier akan selamanya menjadi bagian dari sejarah Klub ini dan akan selalu memiliki tempat khusus dalam keluarga Inter Miami," kata pemilik Inter Miami, Jorge Mas.
"Bukan hanya karena menjadi bagian kunci dari pencapaian yang tak terlupakan, seperti memenangkan Piala MLS dan penampilan bersejarah tim di Piala Dunia Klub, tetapi juga karena teladan yang ia berikan melalui dedikasi dan kerja kerasnya sehari-hari dalam memimpin tim," imbuhnya.
Baca Juga: Kebutuhan Sambungan Rumah IPAL Sewon Terus Bertambah, Layani Wilayah Kartamantul, Ada sejak 1932
"Kami menghormati keputusannya dan sangat berterima kasih atas semua kontribusinya, mendoakan yang terbaik untuk masa depan profesional dan pribadinya," jelasnya.
Hoyos menduduki posisi ini setelah bekerja sebagai pelatih dan direktur olahraga di berbagai liga di seluruh dunia termasuk Liga MX dan menjabat sebagai kepala pelatih tim nasional Bolivia.
Kepala petugas sepak bola Alberto Marrero akan mengambil alih tanggung jawab Hoyos sebelumnya sebagai direktur olahraga klub.
Baca Juga: JAWA POS - RADAR JOGJA, EDISI RABU, 15 APRIL 2026
Editor : Satria Putra Sejati