RADAR JOGJA - Pep Guardiola mengatakan bahwa pertandingan Premier League Manchester City melawan Arsenal pekan depan akan menjadi laga final setelah kemenangan 3-0 melawan Chelsea di Stamford Bridge.
Kini, The Citizens hanya terpaut enam poin, dengan satu pertandingan tersisa, dari pemimpin klasemen, The Gunners.
Kebangkitan di babak kedua dengan gol dari Nico O'Reilly, Marc Guehi, dan Jeremy Doku memastikan kemenangan Manchester City. Dengan Arsenal menderita kekalahan kandang 2-1 melawan Bournemouth, Tim Guardiola sekarang dapat memenangkan gelar jika memenangkan ketujuh pertandingan liga yang tersisa.
Namun, pertemuan dengan Arsenal di Etihad sekarang menjadi sangat penting, dengan The Gunners juga mengetahui bahwa rekor kemenangan 100% dalam enam pertandingan terakhir akan mengamankan gelar.
Dan meskipun Guardiola menegaskan bahwa Manchester City masih memiliki pertandingan sulit di depan, dia mengatakan bahwa pertandingan melawan Arsenal telah menjadi penentu.
"Melawan Arsenal adalah final," kata Guardiola. "Tapi jangan bilang Brentford akan mudah," lanjutnya.
Baca Juga: Sunderland 1-0 Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi: Para Pemain Takut Terdegradasi
"Kita akan bermain melawan Arsenal yang dalam 49 pertandingan hanya kalah tiga kali, di Liga Champions tidak pernah kalah sekali pun," imbuhnya.
"Di final Carabao Cup, kami benar-benar underdog karena tidak ada satu orang pun di negara ini yang akan bertaruh bahwa kami akan jauh lebih baik. Mungkin sekarang sedikit berbeda," jelasnya.
Kemenangan Manchester City atas Chelsea terinspirasi oleh Rayan Cherki, yang menciptakan dua gol pertama untuk O'Reilly dan Guehi dalam penampilan yang mengesankan.
Baca Juga: Tak Banyak yang Tahu, Perbedaan Air Mineral dan Air Demineral
Namun Guardiola mengatakan bahwa pemain yang didatangkan dari Lyon pada musim panas lalu itu masih bisa berkembang, meskipun telah mencatatkan 10 assist di musim debutnya untuk The Citizens.
"Rayan adalah talenta luar biasa. Gol kedua, umpan kepada Marc (Guehi)," kata Guardiola.
"Masalah bagi Rayan adalah terkadang dia bermain di posisi yang terlalu dekat dengan Gianluigi Donnarumma, bakat Anda harus berada di sepertiga akhir lapangan. Dekat dengan Haaland, dekat dengan pemain sayap," tambahnya.
Baca Juga: Bruno Fernandes: Semua Datang ke Manchester United Ingin Memenangkan Trofi, Bukan Masalah Uang
"Kami akan membawa bola kepada Anda. Tidak perlu turun ke lapangan. Dia memiliki keinginan untuk menjadi lebih baik lagi. Itu akan bagus untuk Mancehster City dan dirinya," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati