RADAR JOGJA - Manajer Tottenham Hotspur, Roberto De Zerbi mengakui bahwa rasa takut terdegradasi memengaruhi para pemainnya dalam kekalahan 1-0 di Sunderland pada Minggu (12/4) malam.
Gol Nordi Mukiele yang membentur pemain lawan pada menit ke-61 sudah cukup untuk membuat Spurs menelan kekalahan ke-16 di Liga musim ini dan berarti akan mengakhiri akhir pekan di tiga terbawah untuk pertama kalinya.
Spurs terakhir kali terdegradasi pada tahun 1977, tetapi belum memenangkan pertandingan liga dalam 105 hari dan kedatangan De Zerbi dengan kontrak lima tahun tidak cukup untuk membalikkan tren penurunan di pertandingan pertamanya sebagai pelatih setelah penampilan mengecewakan lainnya di Stadium of Light.
Ditanya apakah prospek degradasi itu sendiri adalah alasan di balik masalah Tottenham, De Zerbi berkata sepertinya begitu.
"Jika Anda bertanya kepada saya, saya berusia 46 tahun. Saya memiliki pengalaman jauh lebih banyak daripada para pemain dan saya benar-benar positif karena saya mengenal mereka sebagai pribadi dan pemain, dan karena itulah saya positif, bukan karena kami adalah Tottenham atau karena saya harus melakukan hal-hal positif," katanya.
"Mereka memiliki kualitas untuk memenangkan satu pertandingan dan target sekarang, target terdekat adalah memenangkan satu pertandingan karena jika kita memenangkan satu pertandingan, kita dapat melihat semuanya dengan cara yang berbeda," lanjutnya.
Baca Juga: Spesial Bulan April, Astra Motor Yogyakarta Hadirkan Program APRILicious
"Anda mengenal saya sebagai pelatih, tetapi satu bagian yang sangat penting untuk gaya kepelatihan saya adalah bagian mental, untuk mentransfer kepercayaan diri para pemain, untuk memberi mereka apa yang mereka butuhkan dalam hal mentalitas dan kepercayaan diri," jelasnya.
Kapten Cristian Romero diganti sambil menangis setelah bertabrakan dengan kiper Antonin Kinsky.
Brian Brobbey tampak mendorong Romero dan lututnya bertabrakan dengan wajah Kinsky.
Baca Juga: Aksi Kencang Pebalap Astra Honda Taklukkan Podium ARRC Sepang
"Kita harus melihat dalam beberapa hari ke depan," kata De Zerbi
"Saya harap ini bukan masalah besar karena dia adalah pemain penting bagi kami. Orang yang baik, pemain top, kepribadian yang hebat dan kami membutuhkannya untuk menyelesaikan musim dan mencapai tujuan kami," imbuhnya.
"Mungkin ya itu lututnya tetapi saya tidak ingin mengatakan apa pun karena saya tidak tahu," tegasnya.
Baca Juga: Chelsea 0-3 Manchester City, The Citizens Tingkatkan Tekanan kepada Arsenal untuk Perebutan Gelar
Editor : Satria Putra Sejati