RADAR JOGJA - Setelah tersingkir dari persaingan perebutan gelar Serie A, AC Milan menatap cemas tim-tim di bawahnya setelah kekalahan mengejutkan 0-3 di kandang melawan Udinese pada Sabtu (11/4) malam.
Rossoneri tidak hanya tertinggal sembilan poin dari pemimpin klasemen Inter Milan, tetapi juga hanya tiga poin di atas Juventus yang berada di posisi keempat, yang menang 1-0 di Atalanta.
Como yang berada di posisi kelima tertinggal dua poin lagi dan akan menjamu Inter Milan pada hari Senin.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Saat Al Nassr Cetak Rekor Kemenangan Beruntun Saudi Pro League
Milan mendapat cemoohan keras saat meninggalkan lapangan setelah kekalahan ketiga dalam empat pertandingan.
"Itu bagian dari permainan. Ketika Anda menang, Anda bagus, ketika Anda kalah, Anda tidak. Malam ini siulan itu tepat, meskipun tim telah bekerja keras," kata pelatih Milan Massimiliano Allegri.
"Sekarang kita harus melihat pertandingan berikutnya, dan kekalahan ini harus menjadi kesempatan untuk berbuat lebih baik di pertandingan berikutnya," imbuhnya.
"Tim harus bereaksi. ... Kekalahan ini harus membuat kita mengerti bahwa tempat di Liga Champions sedang terancam," jelasnya.
Nicolo Zaniolo tampil gemilang untuk Udinese di San Siro.
Dia melakukan serangan balik dari dalam setengah lapangan sendiri dan melewati beberapa hadangan sebelum mengoper bola ke kanan untuk Arthur Atta, yang umpannya dibelokkan oleh Davide Bartesaghi, yang tercatat sebagai gol bunuh diri oleh bek muda Milan tersebut.
Baca Juga: Cristiano Ronaldo Cetak Gol Saat Al Nassr Cetak Rekor Kemenangan Beruntun Saudi Pro League
Zaniolo juga berkontribusi gol kedua Udinese pada menit ke-37 dengan umpan silang sensasional dari kanan untuk sundulan Jurgen Ekkelenkamp.
Beberapa saat sebelumnya, Keinan Davis melepaskan tembakan yang ditepis kiper Milan, Mike Maignan, hingga membentur mistar gawang, dan Bartesaghi harus menghalau upaya tembakan dari garis gawang menjelang akhir babak pertama.
Sorakan ejekan sudah mulai terdengar saat itu dan Milan juga dicemooh oleh para pendukungnya saat jeda.
Harapan Rossoneri untuk mendapatkan sesuatu dari pertandingan tersebut hampir sirna pada menit ke-71 ketika Atta mencetak gol ketiga Udinese, dengan mengecoh untuk menembak ke sudut jauh sebelum memasukkan bola ke gawang.
Editor : Satria Putra Sejati