RADAR JOGJA - Neymar mengatakan rasanya seperti menghadiri pemakamannya sendiri ketika ia mengingat kembali kekalahan Brasil di perempat final Piala Dunia 2022 dari Kroasia melalui adu penalti.
Penyerang Santos itu mencetak gol di babak perpanjangan waktu untuk unggul 1-0, tetapi Kroasia menyamakan kedudukan dan kemudian menang dalam adu penalti setelah Brasil gagal mencetak dua dari empat percobaan pertama sehingga kalah 4-2.
Neymar seharusnya mengambil penalti kelima Brasil dalam adu penalti.
Baca Juga: Pelatih Lyon Tidak Puas dengan Performa Endrick, Fonseca: Saya Mengharapkan Lebih
"Dalam hidup saya, saya selalu mengambil penalti kelima. Yang kelima adalah yang tersulit, tetapi mungkin tidak akan datang," kata Neymar saat berbicara kepada rekan-rekan setimnya di Santos dalam sebuah video YouTube.
Neymar bermimpi memenangkan gelar besar pertamanya bersama Brasil tetapi pulang dengan tangan kosong dari Piala Dunia ketiganya.
"Saya pikir saya akan mati," kata Neymar.
"Kami pergi ke hotel setelah pertandingan; rasanya seperti dunia telah berakhir dan Anda secara bertahap berkumpul kembali dengan keluarga Anda... Semua orang berjalan melewati Anda dengan wajah agak serius, memasang wajah cemberut, seperti 'sungguh omong kosong," lanjutnya.
"Saya melihat seperti apa pemakaman saya nantinya. Demi Tuhan. Saya berada di sebuah ruangan kecil, duduk di sana, dan mereka terus berdatangan. Keluarga saya tiba, dan semakin banyak orang yang datang. Semua orang bermata merah, tidak mengucapkan sepatah kata pun... Rasanya seperti saya berada di dalam peti mati dan semua orang berkata, 'Wow, kamu masih hidup, ya?'" Itulah perasaan yang saya rasakan," jelasnya.
Neymar yang merupakan pencetak gol terbanyak sepanjang masa negaranya dengan 79 gol berharap bisa masuk dalam skuad final Brasil di Piala Dunia 2026.
Baca Juga: Luciano Spalletti Teken Kontrak Baru Bersama Juventus, Comolli: Dia Adalah Orang Yang Tepat
Dia belum bermain untuk tim nasional sejak Oktober 2023, ketika dia mengalami cedera ACL dan meniskus di lutut kirinya.
Brasil, juara lima kali, belum mengangkat Piala Dunia sejak 2002, sementara pencapaian terbaik sejak itu adalah peringkat keempat, pada tahun 2014, ketika menjadi tuan rumah acara tersebut.
Editor : Satria Putra Sejati