JOGJA - Laskar Mataram Muda baru saja menyelesaikan rangkaian enam pertandingan kandang melawan Borneo FC Samarinda di Stadion Gemilang, Magelang. Dalam dua hari laga pada Sabtu (4/4) dan Minggu (5/4) lalu, penggawa muda PSIM Jogja berhasil mengamankan sejumlah poin penting dari tiga kelompok umur.
Dalam kesempatan tersebut, PSIM Jogja U16 berhasil tampil dominan dengan menyapu bersih dua kemenangan telak atas tim tamu. Sementara itu, U18 memetik satu poin dari hasil imbang, dan U20 mengemas tiga poin hasil satu kemenangan di laga pertama.
Manajer EPA PSIM Jogja Joshua Dio mengaku mengapresiasi peningkatan performa para anak asuhnya, terutama di kategori usia termuda. Sebab ia menilai hasil itu menjadi modal berharga untuk memperbaiki posisi tim di klasemen sementara.
Baca Juga: Tragedi di Babarsari, Polisi Sebut Satu Orang Meninggal Dunia, Dua Pelaku Telah Ditangkap
"Puji Tuhan kami bisa ambil poin penuh, kami bisa cetak banyak gol dan bikin peluang di U16. Ini menjadi titik balik setelah sebelumnya hasil kita lumayan menurun," ujarnya, Rabu (8/4).
Meski begitu, Joshua mengaku tetap akan melakukan evaluasi terhadap timnya, terutama untuk tim U20 yang tengah menghadapi tantangan berat, karena kehilangan beberapa pilar utama akibat masalah cedera. Meski sempat menang di hari pertama, performa tim sedikit terhambat pada pertemuan kedua karena pilihan rotasi pemain yang terbatas.
"Kendalanya memang tiga pemain utama kita cedera waktu di pertandingan pertama saat kita menang. Tiga pemain inti kita benar-benar tidak bisa dimainkan karena cederanya lumayan berat," jelasnya.
Baca Juga: PSIM Jogja Baru Menang Sekali dari Sembilan Laga di Putaran Kedua, Cik Liana Santai
Oleh karena itu, saat ini Joshua meminta kepada tim pelatih untuk terus fokus memantau perkembangan pemain U20 yang masih dalam masa pemulihan menjelang laga berikutnya. Keputusan mengenai susunan pemain akan diambil berdasarkan kesiapan akhir pada sesi latihan sebelum pertandingan.
"Kami masih cek kondisi mereka untuk lawan Persib nanti apakah bisa main atau tidak. Cukup berat kalau tidak ada mereka yang bisa main di pertandingan nanti," lontarnya.
Tak hanya itu, Joshua juga berharap raihan hasil yang didapat para penggawa PSIM Jogja muda itu dapat meningkatkan kepercayaan diri seluruh pemain untuk menatap sisa kompetisi. Evaluasi menyeluruh tetap dilakukan agar performa tim tetap stabil.
"Kemenangan ini biar jadi pendorong kepercayaan diri buat anak-anak. Harapannya nanti saat lawan Persib kita tidak akan menurunkan target lagi dan bisa menampilkan yang maksimal," tandasnya. (ayu/pra)
Editor : Heru Pratomo