RADAR JOGJA - Pelatih Napoli, Antonio Conte tidak menutup kemungkinan untuk kembali memimpin tim nasional Italia.
Conte dilaporkan termasuk di antara kandidat yang dipertimbangkan oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk menggantikan Gennaro Gattuso.
Gattuso berpisah dengan FIGC pekan lalu setelah Italia gagal lolos ke Piala Dunia ketiga berturut-turut.
"Sudah tepat nama saya termasuk dalam daftar kandidat untuk tim nasional," kata Conte setelah kemenangan Napoli 1-0 atas AC Milan.
Baca Juga: Sporting Lisbon 0-1 Arsenal, Gol Injury Time Kai Havertz Pastikan Kemenangan The Gunners di Portugal
"Saya akan memasukkannya di antara yang lain jika saya yang bertanggung jawab atas federasi," imbuhnya.
Di bawah Conte, Italia mencapai perempat final Euro 2016 sebelum kalah dari Jerman melalui adu penalti.
"Saya sudah pernah bekerja dengan tim nasional dan saya tahu lingkungannya," kata mantan manajer Chelsea dan Tottenham itu.
"Saya pernah menjadi pelatih tim nasional selama dua tahun. Ini bukan soal sanjungan, tetapi menjadi manajer tim nasional berarti mewakili negara. Tapi Anda tahu bagaimana situasi kontrak saya dan di akhir musim, saya akan bertemu lagi dengan presiden Napoli dan kita lihat saja nanti," lanjutnya.
Conte, yang kontraknya dengan Napoli berakhir pada Juni 2027, percaya bahwa perubahan dalam sepak bola Italia diperlukan setelah kekecewaan Piala Dunia lainnya.
Peluang Italia untuk mencapai turnamen tahun ini di Amerika Utara berakhir setelah kalah adu penalti dari Bosnia dan Herzegovina dalam babak playoff kualifikasi.
"Kami mencintai tim nasional dan kami sedih atas apa yang terjadi," kata Conte.
"Setiap kali kami tidak lolos, kami harus membangun kembali, tetapi sebagai pelatih tim nasional, saya melihat sedikit bantuan dari tim-tim tersebut. Ada pemain dengan level tertentu dan sesuatu harus dilakukan," jelasnya.
Baca Juga: SE Menteri Ketenagakerjaan Turun, WFH Tak Berlaku untuk Buruh di Gunungkidul
Conte memimpin Napoli meraih scudetto keempat musim lalu, kemenangan kejuaraan kelimanya di Italia sebagai pelatih. Napoli berada di posisi kedua di Serie A, tertinggal tujuh poin dari Inter Milan dengan tujuh pertandingan tersisa.
Presiden Napoli, Aurelio De Laurentiis mengatakan bahwa ia tidak akan menghalangi Conte jika sang manajer ingin kembali ke tim nasional.
"Jika Antonio meminta saya, saya pikir saya akan mengatakan ya; tetapi karena dia adalah orang yang sangat cerdas, saya percaya dia akan menahan diri untuk tidak membayangkan dirinya berada di pucuk pimpinan sesuatu yang benar-benar tidak terorganisir," kata De Laurentiis.
De Laurentiis menyerukan reorganisasi di dalam FIGC.
Baca Juga: Bank Mandiri Taspen Serahkan Santunan untuk Keluarga Tiga TNI yang Gugur di Lebanon
"Semuanya perlu dirombak, sistem harus diatur ulang, dan Serie A perlu diberi lebih banyak kekuasaan," katanya.
Editor : Satria Putra Sejati