Jogja Sleman Bantul Gunungkidul Kulon Progo Sport Jogja 24 Jam Weekend Jateng Nusantara Internasional Ekonomi Education Expo Ramadan Sosok Opini Visual Report Urban Legend

PSIM Jogja Takluk di Kandang Dewa United gegara Buang-Buang Peluang dan Tarik Kaus

Fahmi Fahriza • Jumat, 3 April 2026 | 21:15 WIB
Pemain PSIM Jogja Deri Corfe saat melawan Dewa United
Pemain PSIM Jogja Deri Corfe saat melawan Dewa United
 
 

SERANG - PSIM Jogja harus mengakui keunggulan Dewa United. Usai takluk dengan skor tipis 0-1 dalam lanjutan pekan ke-26 BRI Super League 2025/2026 di Banten International Stadium, Jumat (3/4) malam.

Mendominasi laga, para penggawa Laskar Mataram justru banyak membuang peluang gol. Di saat mentok mencetak gol, kesalahan dalam bertahan harus dihukum tendangan penalti Gegara Donny Warmerdam, dinilai menarik kaus Ivar Jenner di dalam kotak terlarang.

Baca Juga: Sebagian Siswa SDN Nglarang Akan Belajar di Aula Sementara karena Terdampak Tol, Disdik Sleman Bakal Bagikan Masker Setiap Hari

Alex Martins yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya. Mengejar ketinggalan, PSIM meningkatkan intensitas serangan dan tampil lebih dominan. Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, upaya PSIM tak membuahkan hasil. Membawa pulang pekerjaan rumah dalam hal efektivitas penyelesaian akhir.

Sejak awal pertandingan, kedua tim langsung tampil terbuka dan berupaya mendominasi penguasaan bola. Tempo tinggi tersaji sepanjang babak pertama, dengan PSIM dan Dewa United silih berganti melancarkan serangan.

Meski demikian, solidnya lini pertahanan serta penampilan impresif kedua penjaga gawang membuat peluang yang tercipta gagal berbuah gol. Kiper PSIM Cahya Supriadi, dan kiper Dewa United Sonny Stevens, sama-sama tampil gemilang di bawah mistar. Skor kacamata 0-0 pun bertahan hingga turun minum.

Baca Juga: Anggota DPRD Kebumen Ingatkan Pemkab soal RPJMD Bukan Sekadar Dokumen Perencanaan, Program Harus Konsisten dan Terukur

Memasuki babak kedua, intensitas pertandingan sedikit menurun. Kedua tim bermain lebih hati-hati dalam membangun serangan dan tidak lagi terlalu terbuka seperti di paruh pertama.

Momen krusial terjadi pada menit ke-60 saat Dewa United mendapatkan hadiah penalti dari wasit Candra. Keputusan tersebut diambil setelah pemain PSIM Donny Warmerdam, dinilai melakukan pelanggaran terhadap Ivar Jenner di dalam kotak terlarang.

Alex Martins yang maju sebagai algojo sukses menjalankan tugasnya dengan baik. Tendangan yang dilepaskannya mampu mengecoh Cahya Supriadi dan membawa Dewa United unggul 1-0.

Baca Juga: Jemaat Menangis Kenang Penderitaan Yesus Kristus saat Mengikuti Tablo Jumat Agung di "Golgota" Kalasan

Setelah gol tersebut, Dewa United memilih menurunkan tempo permainan dan cenderung bermain lebih bertahan. Pergantian pemain yang dilakukan pun berorientasi menjaga keunggulan.

Di sisi lain, PSIM meningkatkan intensitas serangan dan tampil lebih dominan dalam penguasaan bola. Tekanan demi tekanan terus dilancarkan oleh Laskar Mataram untuk mencari gol penyeimbang.

Baca Juga: Tujuh Ribu Tiket Pertandingan PSS Sleman vs Persipal Palu di MagIS Ludes dalam Semenit

Namun, hingga peluit panjang dibunyikan, upaya PSIM tak membuahkan hasil. Solidnya pertahanan Dewa United membuat skor 1-0 tetap bertahan hingga akhir pertandingan.

Kekalahan ini menjadi pukulan bagi PSIM di fase krusial kompetisi, sekaligus menegaskan pekerjaan rumah yang masih harus dibenahi, terutama dalam hal efektivitas penyelesaian akhir. (iza)

Editor : Heru Pratomo
#penalti #Donny Warmerdam #PSIM #Dewa United #PSIM Jogja