RADAR JOGJA – PSIS Semarang bertekad untuk keluar dari zona Degradasi Pegadaian Championship 2025/26 grup Timur saat menjamu Persipal Palu di Stadion Jatidiri, Semarang pada Minggu (29/3) malam.
Laskar Mahesa Jenar kini berada di peringkat ke Sembilan klasemen dengan 16 poin, hanya selisih satu poin dari Persiba Balikpapan di posisi delapan.
Melawan Persipal yang berada di dasar klasemen akan menjadi momentum yang sangat baik bagi PSIS untuk mewujudkan hal tersebut.
Baca Juga: Tujuh Dusun di Prambanan Terdampak Cuaca Ekstrem, Bangunan Roboh Hingga Pohon Tumbang
Momentum tersebut juga didukung dengan perfoma buruk Laskar Tadulako dimana belum mencatatkan satupun kemenangan di musim ini.
Pelatih PSIS, Andri Ramawi mengatakan tim besutannya sudah mempersiapkan diri demi meraih kemenangan dalam laga ini.
“Kondisi fisik dalam satu pekan terakhir ini, tidak ada perbedaan dibanding sebelum momen jeda kompetisi libur Lebaran. Jadi memang anak-anak sudah siap tempur menjalani laga nanti,” kata Andri.
Meskipun begitu, Andri tetap menegaskan tim besutannya tetap harus waspada akan kebangkitan Persipal.
“Kita waspadai motivasi Persipal FC dan kita waspadai seluruh pemainnya. Persipal juga tentu akan memberikan perlawanan yang menyulitkan kita,”
PSIS juga tengah dalam momentum yang baik dimana tidak terkalahkan dalam tiga laga terakhir dengan mencatatkan satu menang dan dua imbang.
Bahkan head to head juga mendukung Laskar Mahesa Jenar dibandingkan Laskar Tadulako dimana tuan rumah dalam laga ini meraih kemenangan kandang 2-0 sementara bermain imbang 1-1 pada laga tandang.
Editor : Satria Putra Sejati