RADAR JOGJA - Pelatih Inggris Thomas Tuchel tampaknya memberikan pukulan telak terhadap peluang Harry Maguire di Piala Dunia 2026 dengan mengatakan bahwa ia masih menjadi bek tengah pilihan kelima.
Maguire tampaknya telah memperkuat posisinya untuk ikut ke Amerika Utara pada musim panas ini setelah memberikan penampilan yang dominan pada kembalinya ke tim nasional dalam pertandingan persahabatan imbang 1-1 melawan Uruguay.
Itu adalah penampilan pertamanya di bawah Tuchel dan ia bermain di babak kedua sebagai kapten dalam penampilan yang apik yang telah menjadi ciri khas kariernya di timnas Inggris.
Pelatih asal Jerman itu mengakui kekuatan bek Manchester United tersebut, tetapi mengatakan bahwa ia tetap berada di belakang Ezri Konsa, Marc Guehi, John Stones, dan Trevoh Chalobah yang cedera dalam urutan prioritas.
"Saya mendapatkan persis seperti yang saya pikirkan, permainan bek tengah yang solid. Itulah yang dia lakukan. Sangat bagus dalam mengontrol bola, sangat tenang, kuat di udara dan menjadi senjata andalan dalam bola mati," kata Tuchel.
"Saya belum mengubah pikiran saya, tetapi saya melihat pemain lain yang ingin saya jadikan starter untuk kami, saya melihat pemain lain dengan profil yang berbeda," imbuhnya.
Baca Juga: Lima Balon Raksasa Mengudara di Magelang, Ribuan Warga Padati Lapangan Sejak Pagi
"Saya melihat Ezri Konsa lebih unggul, saya melihat Marc Guehi lebih unggul. Itu bukan rahasia. Saya melihat Trevor Chalobah dalam hal mobilitas sedikit lebih unggul darinya. Juga John Stones, tetapi dia mengalami cedera, jadi dia perlu datang ke kamp," lanjutnya.
"Saya perlu bertemu dengannya secara langsung untuk melihat bagaimana dia bertindak dalam grup. Dia akan tetap bersama kami," jelasnya.
Stones tidak terlibat melawan Uruguay setelah merasakan nyeri betis saat latihan karena frustrasi pemain berusia 31 tahun itu dengan cedera terus berlanjut.
Baca Juga: Daftar Lengkap Pemenang PSSI Award 2026, Ini Dia Daftarnya...
Bek Manchester City itu hanya bermain lima kali untuk klubnya sejak jeda internasional November dan kesulitan mendapatkan kesempatan bermain secara konsisten.
Meskipun demikian, Tuchel mengatakan dia bisa membuat pengecualian karena Stones memiliki pemahaman permainan yang baik.
"Saya belum tahu, tetapi jika Anda datang ke Piala Dunia, Anda harus bugar. Jadi ketika dia datang ke kamp, dia bugar. Dia tidak banyak mendapat menit bermain, tetapi dia memiliki pemahaman permainan yang baik," kata Tuchel.
"Jadi pengecualian dari aturan berarti dia tidak sering menjadi starter. Saya bisa melihat itu karena saya penggemar beratnya dan saya tahu apa yang dia berikan kepada tim dalam hal kepribadian, sikap, dan pemahaman permainan yang berkualitas," tegasnya.
Editor : Satria Putra Sejati