JOGJA - Kapten tim PSIM Jogja Reva Adi Utama mengingatkan rekan-rekannya agar tidak terlena dengan posisi tim di klasemen sementara BRI Super League musim 2025/2026. Sebagai tim promosi musim ini, performa PSIM terbilang cukup menjanjikan.
Laskar Mataram mampu bersaing di papan tengah klasemen dengan koleksi 38 poin hingga pekan ke-25. Capaian itu menjadi sinyal positif bagi tim yang baru kembali merasakan atmosfer kompetisi kasta tertinggi sepak bola nasional.
Konsistensi performa sepanjang musim membuat PSIM mampu bersaing dengan tim-tim yang lebih berpengalaman di liga. Meski demikian, Reva menegaskan situasi itu tidak boleh membuat para pemain merasa puas terlalu cepat atau menurunkan standar permainan.
Menurutnya, menjaga standar tim menjadi hal penting agar performa PSIM tetap stabil hingga akhir kompetisi. Hal itu juga tercermin dalam intensitas latihan yang tetap dijaga oleh tim pelatih, meskipun kompetisi sudah memasuki fase akhir musim.
"Intensitas latihan kami sebenarnya sama saja. Karena tim ini harus dijaga standarnya, jangan menurun atau lengah," ujar Reva, Senin (16/3).
Pemain yang juga menjadi pemimpin di lapangan itu menilai konsistensi dalam menjaga standar permainan merupakan kunci bagi tim untuk terus berkembang. Ia menyadari dari luar mungkin ada anggapan PSIM sudah berada di posisi yang relatif aman di klasemen.
Namun bagi Reva secara pribadi, kondisi tersebut justru menjadi pengingat bagi tim agar tidak kehilangan fokus. "Jadi jangan sampai kita lengah meskipun ada orang bilang di luar, oh posisinya sudah aman. Enggak boleh lengah," tegasnya.
Lebih lanjut pemain asal Makassar ini menekankan, mentalitas kompetitif harus terus dipertahankan oleh seluruh pemain. PSIM tidak hanya ingin sekadar bertahan di kompetisi, tetapi juga membangun fondasi kuat untuk perjalanan tim ke depan. "Kita mau pergi jauh, mencapai prestasi dan target yang juga lebih baik, itu intinya," lanjut Reva. (iza/laz)